Kanal

Bulog Target Produksi Beras Saset 10.000 Ton, Rencananya Bakal Garap Gula Saset

Keberadaan beras kemasan (sachet) yang digagas Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Budi Waseso, di Kota Bekasi kurang diminati pembeli. - Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri

WARTA KOTA, PALMERAH---Beras saset yang diproduksi oleh Perum Bulog sudah dipasarkan kepada publik. Hingga akhir tahun ini, Bulog menargetkan produksi beras saset sebanyak 10.000 ton.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo membeberkan, sampai saat ini beras saset yang diproduksi belum dalam jumlah yang besar.

“Kami baru produksi sekitar 500 ton,” kata Imam, Selasa (4/9/2018).

Baca: Bulog Karawang-Bekasi Telah Memproduksi 15.000 Beras Kemasan

Beras saset yang dijual ini merupakan beras komersial. Saat ini, stok beras Bulog berkisar 147.000 ton. Karena itu, menurut Imam, tak ada kendala terkait ketersediaan beras komersial untuk beras saset.

Tak hanya mengembangkan beras saset, Bulog juga berencana mengembangkan bisnis gula saset. Namun, sampai sekarang Bulog masih menunggu izin edar dari BPOM.

“Gula kan lebih ketat. Tahap pertama kami minta izin edar dulu. Kalau beras itu saya berani lepas karena belum ada izin edar atau lainnya kalau gula kan wajib,” kata Imam.

Baca: Beras Kemasan Ukuran 200 Gram Kurang Diminati di Kota Bekasi

Imam menampik bahwa pengembangan bisnis ini lantaran stok gula Bulog yang berlebih.

“Intinya gula itu harus bisa ditemukan di mana saja. Targetnya itu saja,” kata Imam.

Sama seperti beras, gula saset ini akan dihadirkan dalam ukuran 200 gram dan dijual Rp 2.500.

Akan tetapi Imam tak menyebutkan berapa target produksi gula saset di tahun ini.

Kontan.co.id/Lidya Yuniartha
Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Bulog targetkan produksi beras saset 10.000 ton di tahun ini

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer