Kanal

Sepi Pembeli, PGO Sebut OK Oce Mart Hanya Kerjasama, Beda dengan Gerai OK Oce

Suasana kios OK Oce Mart Kalibata yang rencananya akan pindah tempat karena sewa tempat mahal. - Warta Kota/Feryanto Hadi

SEPINYA retail OK Oce Mart di Kalibata, Jakarta Selatan menjadi senjata ampuh bagi para hatter di sosial media.

Mereka kemudian mengecilkan program OK Oce gagasan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan menyebut program ini gagal. Namun ternyata tidak demikian.

Faransyah Jaya selaku Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK Oce (PGO) menyebut, OK Oce Mart sebenarnya tidak terlibat langsung dengan pihaknya, sebab dikelola oleh para investor mandiri tanpa campur tangan PGO.

Adapun penamaan OK Oce Mart hanya bentuk kesepakatan kerjasama.

"Jadi ini perlu diketahui, OK Oce Mart dan Gerai OK Oce itu dua hal berbeda. OK Oce Mart itu sifatnya di luar kami, hanya kerjasama. Sedangkan yang murni dari kami namanya Gerai OK Oce bekerjasama dengan Pasar Jaya. Jadi, dua nama itu berbeda baik secara pengelolaan termasuk permodalan," kata Faransyah ketika dihubungi, Senin (3/9/2018).

OK Oce Mart, kata Faransyah, dibuat oleh investor luar sebagai produk kampanye.

Pihaknya sejak awal sudah mengajak para pemilik OK Oce Mart bergabung dengan PGO dan menjadi gerai OK Oce. Namun, permintaan itu ditolak.

"Kita sudah ajak mereka gabung dengan kami. Tapi memang syaratnya produknya yang masok PD Pasar Jaya. Cuma mereka masih belum berkenan karena katanya barang dari Pasar Jaya sementara mereka buka retail cukup besar. Kita nggak bisa paksa," terangnya

Tujuan dibuatnya Gerai OK Oce, kata Faransyah, sebenarnya untuk kepentingan para anggota OK Oce.

Jadi, imbuhnya, produk-produk yang dihasilkan anggota OK Oce bisa dititipkan ke Gerai OK Oce sebagai media pemasaran.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota

Video Viral Jokowi Hormat Sendiri saat Indonesia Raya Berkumandang, Begini Menurut Undang-undang

Berita Populer