Kanal

Restoran Shabu Hachi Dapat Sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia

Restoran Shabu Hachi di Jalan Padjajaran, Bogor, Jawa Barat. - Warta Kota/Lilis Setyaningsih

WARTA KOTA, BOGOR--- Masakan Jepang sudah familiar di lidah orang Indonesia. Shabu-shabu, udon, tempura, ini digemari orang Indonesia.

Berdasarkan fakta tersebut, pasangan suami istri Sudjarwo Budiono dan Ghita Nafeeza membuka restoran Jepang berkonsep All You Can Eat (AYCE) Shabu Hachi pada tahun 2015.

Ternyata restoran dengan menu utama shabu shabu dan yakiniku itu melesat.

Kurang dari tiga tahun, mereka sudah memiliki enam gerai di seputaran Jabodetabek. Bahkan kini akan menambah 5 gerai lagi sampai tahun depan menjadi 11 gerai.

Bahkan gerai yang berada di Jalan Padjajaran, Bogor, kerap didatangi Presiden Joko Widodo dan keluarganya.

Baca: Masakan Segar dan Sehat di Shabu Hachi

Restoran Jepang asal Indonesia yang diterima masyarakat itu  tidak membuat pasangan suami istri yang harmonis ini puas.

Pasalnya, sejak setahun lalu, pihaknya mengurus sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kami ingin beri kepuasan kepada pelanggan kami yang lebih dari 90 persen muslim. Di hari biasa 80 persen isinya ibu-ibu. Sabtu dan Minggu baru family,"  ucap Presiden Direktur Shabu Hachi Group Sudjarwo Budiono kepada wartawan pekan lalu.

"Ibu-ibu ini kan aktif di pengajian. Sering menanyakan kepada kami apakah halal. Kami sudah menggunakan level halal, tapi mereka ingin lebih dengan dibuktikan sertifikat halal," katanya lagi.

'Inilah yang mendorong kami mendaftarkan ke MUI biar pelanggan tenang dan nyaman. Demi kepuasan pelanggan," tutur Sudjarwo.

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer