Kanal

Ditabrak Mobil Korban, Penjambret Handphone di Kelapa Gading Gagal Kabur

ILUSTRASI - ISTIMEWA

NASIB sial dialami Agus Setiawan alias Japrex, penjambret handphone yang beraksi di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (30/8/2018).

Aksi kejahatannya berakhir setelah ditabrak mobil korbannya sendiri. Peristiwa itu bermula saat korban, Simon Pangeran (33), melintas di lokasi dan berhenti di perempatan Lampu Merah Perintis sekira pukul 23.30 WIB. Ketika itu Simon yang sedang mengendarai mobil, menerima panggilan telepon.

“Pada saat korban sedang mengendarai mobil dan berhenti karena lampu merah, korban menerima telepon masuk, dan pada saat itu jendela mobil dalam keadaan terbuka,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Vokky Sagala, Jumat (31/8/2018).

Baca: Depok Bakal Punya JPO yang Punya Gerai Khusus UMKM

Tidak lama berselang, pelaku yang juga berada di lokasi, kemudian memanfaatkan situasi itu. Bersama temannya, pelaku merampas handphone tersebut, meski sempat mendapatkan perlawanan dari korban.

“Tiba-tiba handphone korban langsung diambil oleh pelaku, dan korban mencoba mempertahankan. Sempat terjadi tarik-menarik dengan salah satu pelaku, namun handphone korban berhasil direbut oleh pelaku,” tuturnya.

Agus yang berhasil merebut handphone, langsung menghampiri temannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor. Namun, pelarian itu tidak berlangsung lama, setelah korban yang mengejar para pelaku, sengaja menabrak mereka dengan mobil.

Baca: Sungai Cisadane Mulai Alami Kekeringan, Air PDAM Hanya Mengalir pada Malam Hari

“Setelah beraksi, pelaku langsung lari ke sepeda motor yang sudah ditunggu pelaku lain. Selanjutnya korban menabrakkan mobilnya ke sepeda motor pelaku hingga terjatuh,” papar Vokky.

Satu pelaku berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolsek Kelapa Gading untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sedangkan pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer