Kanal

I Clothstore Lebih Memilih Bazaar Offline Ketimbang Jualan Online

Deka Kurniawan, pendiri I Clothstore. - Kompas.com/Lusia Kus Anna

Berawal di toko online, merek kemeja pria muda, I Clothstore lebih memilih rajin mengikuti bazaar-bazaar offline untuk mengembangkan produknya.

Strategi itu ternyata berhasil.

Menurut Deka Kurniawan, pendiri I Clothstore, bisnis yang dirintisnya 3 tahun lalu itu dengan cepat mengembalikan modal usahanya.

"Kalau gencar ikut event, akan lebih cepat balik modalnya," kata Deka saat ditemui di sela acara konferensi pers Pekan Raya Indonesia di Jakarta (29/8/2018).

Baca: Ini Cara HKTDC Fashion Lifestyle Centrestage Beri Edukasi Seputar Bisnis Fesyen

Ketika memulai bisnis pada tahun 2015, Deka mengaku sempat kesulitan memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

"Tapi setelah saya tahu fitur-fitur iklan di Instagram atau market place, ternyata lebih cepat membantu. Apalagi kita bisa gabung komunitas owner bisnis di market place, banyak edukasi yang didapat dan kesempatan memperluas pasar," kata pria 30 tahun itu.

Dia juga bekerja sama dengan selebgram, youtuber, atau komika, untuk memperkenalkan produk I Clothstore.

Menyasar pasar pria berusia 20-40 tahun, keunikan I Clothstore dibanding merek fesyen pria lainnya, menurut Deka, adalah memiliki rentang ukuran yang sangat luas.

"Mulai dari yang S sampai ukuran 10 Xl kami sediakan. Untuk pria-pria sekarang ini memang ukuran badannya besar-besar, nah itu jadi peluang kami," katanya.

Baca: Krisdayanti Geluti Bisnis Fesyen, Paling Murah Rp 3 Juta

Saat ini I Clothstore memang baru memproduksi kemeja pria, namun dalam waktu dekat juga akan diperkenalkan bawahan.

Halaman
12
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Kompas.com

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer