Kanal

Ahmad Dhani Ingin Jual Rumah untuk Modal Politik, Farhat Abbas: Politik Uang Kejahatan Demokrasi

Farhat Abbas di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018). - TRIBUNNEWS/RIA ANATASIA

ADVOKAT Farhat Abbas ikut berkomentar soal Ahmad Dhani yang ingin menjual rumah demi modal kampanye Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Menurutnya, tindakan itu bisa dijadikan sebagai modal politik uang untuk menyuap masyarakat.

"Kita enggak perlu menjual, enggak perlu pakai harta. Kita akan sampaikan kepada masyarakat kalau politik uang adalah kejahatan demokrasi," kata Farhat di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018).

Baca: Jadi Juru Bicara Kubu Jokowi, Farhat Abbas Disiapkan untuk Hadapi Fadli Zon dan F Lainnya

"Pembeli dan penerima bisa mendapat ancaman lebih dari dua tahun penjara. Bangsa ini harus bersih dari itu," sambungnya.

Jubir tim pemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin itu mengatakan, pihaknya tak memerlukan uang besar untuk mengampanyekan Jokowi.

Alasannya, Jokowi dinilai telah memiliki rekam jejak baik sebagai Presiden RI selama empat tahun terakhir.

Baca: Farhat Abbas: Apa Sih Prestasi Sandiaga Uno Sampai Saat Ini?

"Harusnya Ahmad Dhani jadi caleg malah kaya. Karena dia bisa manggung dan dibayar. Kalau perlu bikin celengan 'Ayo biayai caleg saya untuk Indonesia' pasti mereka bantu, kalau mereka suka. Tapi kalau orang enggak suka bisa kosong," papar Farhat Abbas.

"Kalau saya jadi Jokowi enggak perlu lagi urus kampanye. Ketika rakyat berada di bilik suara nanti ingat sukses Asian Games, ingat jembatan, ingat danau, ingat bendungan,ingat jalan, ingat Pak Jokowi. Pilih Pak Jokowi pasti enggak bisa ke lain hati," bebernya. (Ria Anatasia)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer