Kanal

GT Radial Raih Indonesia Original Brand Award 2018

Leonard Gozali, Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk, - ISTIMEWA

PT Gajah Tunggal Tbk yang merupakan produsen ban terbesar di Asia Tenggara melalui merek GT Radial kembali meraih penghargaan Indonesia Original Brand 2018.

Penghargaan yang digarap majalah SWA dan lembaga riset Business Digest ini diterima langsung di Hotel Shangrila, Jakarta, akhir pekan kemarin.

Itu merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada merek asli Indonesia yang memiliki performa membanggakan dan mampu bertahan menghadapi berbagai merek kompetitor dan global yang semakin beragam.

GT Radial memenangkan penghargaan untuk kategori ban mobil berdasarkan hasil riset yang mengacu pada empat parameter survei yaitu satisfaction, loyalty, advocacy, dan foreign local competition dengan metode multistage random sampling dengan melibatkan responden di berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan karena terpilih sebagai salah satu pemenang Indonesia Original Brand 2018. Penghargaan ini merupakan apresiasi yang besar bagi GT Radial sebagai salah satu merek asli Indonesia yang telah membuktikan bahwa produk lokal dapat maju dan berkembang di pasar global," ujar Leonard Gozali, Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk, Senin (20/8).

Penghargaan yang diraih oleh GT Radial, lanjut Gozali, membuktikan bahwa produk yang diproduksi lokal dapat berjaya tidak hanya di negeri sendiri namun juga memiliki daya saing yang baik di mancanegara.

Sebelumnya pada event GIIAS yang dilaksanakan pada 2-12 Agustus lalu, GT Radial terpilih menjadi salah satu pemenang "favorite booth".

Kehadiran GT Radial pada event pameran berskala internasional tersebut menjadi bukti keseriusan untuk meneruskan eksistensinya.

"Penghargaan ini juga merupakan hasil dari kerja sama tim yang telah dibentuk dari sales, marketing, research and development serta seluruh pihak yang turut memajukan brand GT Radial," pungkasnya.

Penulis: Eko Priyono
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer