Kanal

Jalur Kereta Api Ganda Bogor-Sukabumi, Pemprov Jawa Barat Bahas Santunan untuk Ratusan KK

Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat acara Groundbreaking proyek Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (15/12/2017).(KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTO) - Kompas.com

WARTA KOTA, PALMERAH---Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat saat ini sedang menuntaskan pembahasan tentang besaran uang santunan bagi ratusan kepala keluarga (KK) yang akan dibebaskan terkait proyek jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi.

"Terkait pembangunan kereta api jalur ganda Bogor-Sukabumi, itu dasar pemberian santunan itu SK Gubernur yang sedang kita finalisasi besarannya berapa," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, seperti dilansir Antaranews.com, Senin (13/8/2018).

Baca: Jalur Ganda KRL Maja Rangkas Bitung Beroperasi Tahun Ini

Iwa Karniwa mengatakan, besaran uang santunan tersebut nantinya akan tercantum dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat yang akan menjadi dasar bagi Kementerian Perhubungan untuk mencairkan anggaran.

Menurut Iwa Karniwa, dari kunjungan lapangan pada pekan lalu, sebanyak 549 kepala keluarga sudah sepakat untuk keluar dari lahan PT KAI yang akan menjadi proyek jalur ganda dan besaran santunan sendiri sampai saat ini masih dihitung karena pihaknya akan mendasari hasil perhitungan tim dari lapangan.

Baca: Hari Ini Presiden Resmikan Jalur Ganda Bogor-Sukabumi

"Hingga kini masih kami hitung, kalau sudah menjadi produk hukum baru kami umumkan," kata Iwa Karniwa.

Apabila dasar hukum ini bisa dieksekusi dua pekan ini, kata Iwa, maka pihaknya memastikan proyek tersebut dari mulai pembebasan lahan hingga fisik bisa dituntaskan hingga akhir 2018.

Dan khususnya untuk fase pertama sepanjang 4,5 kilometer antara Cigombong-Cicurug, lalu sepanjang tiga kilometer lokasi yang sama.

Baca: Dirjen KA Resmikan Pengoperasian Jalur Ganda Duri-Tangerang

"Jadi ini masuk segmen satu sepanjang 26,8 kilometer, kebutuhan lahan mencapai 220.000 meter persegi," katanya.

Iwa mengatakan, tentang pentingnya pembangunan jalur ganda kereta api ini sebagai program strategis nasional yakni proyek ini bukan hanya merealisasikan arahan dari Presiden RI, melainkan juga menyediakan sarana transportasi orang dan barang di daerah Cicurug hingga Cigombong.

"Kemudahan dan percepatan transportasi barang dan orang ini dapat berdampak signifikan pada peningkatan ekonomi masyarakat Cicurug dan Cigombong," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, Heru Wisnu, mengatakan, proyek jalur ganda kereta api ini akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga pada proses pembangunannya diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak terkait guna menjaga ketertibannya.

"Hal ini adalah program strategis nasional yang dibutuhkan masyarakat luas, termasuk yang di sekitar sini. Mohon bantuan semuanya dalam penertiban, karena pembangunan fase satu ini harus selesai di tahun ini," katanya.

Jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi memiliki panjang 56 kilometer, dengan fokus fase satu di jalur Cicurug-Cigombong sepanjang 7,5 km dan nantinya jalur ini akan menjadi salah satu solusi angkutan barang dan orang di Sukabumi dan Bogor.

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer