Kanal

Rupiah Tembus 14.600 per Dolar AS, Kata Sri Mulyani Penyebabnya Turki

Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah ke Rp14.457 per dolar AS. - Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha

PEKAN ini nilai tukar rupiah dibuka melemah ke posisi Rp 14.600 per dolar Amerika Serikat (AS), dari penutupan akhir pekan lalu di level Rp 14.478 per dolar AS.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, pelemahan tersebut imbas dari krisis ekonomi yang sedang terjadi di Turki.

"Kita setiap hari ini selalu ada berbagai faktor yang bisa saling mempengaruhi. Jadi pada minggu terakhir ini faktor yang berasal dari Turki menjadi muncul secara global," ungkap Sri Mulyani di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2018).

Baca: Mantan Relawan Jokowi: TGB Hengkang dari Partai Demokrat karena Ingin Berburu Sesuatu

Sri Mulyani menekankan, imbas dari krisis ekonomi di Turki memang akan menjalar secara global, dan tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga ke sektor lainnya seperti politik dan keamanan.

"Karena tidak dari sisi magnitude-nya yang terjadi dinamika di Turki, tapi juga karena nature atau karakter persoalannya yang sebetulnya ada persoalan serius, mulai masalah currency-nya juga pengaruh terhadap ekonomi domestik, dan terutama juga dimensi politik dan sekuriti di sana," tutur Sri Mulyani.

Namun, menurut Sri Mulyani, saat ini kondisi ekonomi Indonesia masih kuat, yang didukung oleh capaian Pertumbuhan Ekonomi kuartal II yang mencapai 5,27 persen, dan current account deficit (CAD) atau defisit transaksi berjalan yang mengalami peningkatan.

"Untuk Indonesia sendiri di minggu ini sebetulnya dari sisi good news-nya adalah, PE kita di kuartal II cukup kuat, dan itu dorong oleh konsumsi. Kita tetap mengatakan investasi dan ekspor perlu dipacu, sedangkan CAD mengalami peningkatan jadi 3 persen," beber Sri Mulyani. (Apfia Tioconny Billy)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer