Kanal

Penyebab Mundurnya TGB Dibongkar Guru Besar Universitas Australia: SBY Kembangkan Politik Dinasti!

Ilustrasi: Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). - photo collage/wartakotalive.com/tribunnews.com

TUAN Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi secara resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrat.

Surat pengunduran TGB Zainul Majdi telah dikirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tidak dijelaskan secara detail alasan pengunduran diri TGB Zainul Majdi dari jabatan sebagai Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Sejumlah pihak, termasuk beberapa politisi Partai Demokrat, kemudian mengaitkan pengunduran diri TGB dengan posisinya yang kini mendukung Joko Widodo alias Jokowi untuk menjadi Presiden dua periode.

Baca: TGB Zainul Majdi Bongkar Ciri Khas Khawarij di Indonesia: Salah Satunya Mudah Kafirkan Orang

Baca: TGB: Apapun Pandangan Politik, Jangan Menganggap Kadar Islam Orang Lain kurang

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto, menanggapi mundurnya Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) dari Partai Demokrat.

Agus mengatakan jika pengunduran diri TGB dari kepengurusan Partai Demokrat merupakan hak TGB secara pribadi.

"Tentunya untuk masalah mengundurkan diri adalah merupakan hak dari TGB sendiri, saya mendengar memang seperti itu," ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/7/2018), seperti ditulis Tribunnews.com.

Baca: TGB: Jangan Gunakan Ayat-ayat Perang dalam Kontestasi Politik

Baca: AHY Ikut di Pertemuan antara Prabowo dan SBY

Analisa berbeda terkait mundurnya TGB dari Partai Demokrat  dikemukakan oleh guru besar dari Universitas Monash, Australia.

Prof Nadisyah Hosen yang kini menjadi guru besar di Sekolah Hukum Monash, Australia, mengaitkan pengunduran diri TGB Zainul Majdi dengan cara berpolitik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut Nadirsyah Hosen, gaya berpolitik SBY yang lebih condong membangun dinasti kekuasaan di Partai Demokrat membuat iklim berpolitik di partai tersebut kurang kondusif.

Baca: Prabowo Subianto: Sepuluh Tahun SBY Pimpin Indonesia dengan Tenang, Sekarang Kita Risau Nasib BUMN

Baca: Prabowo Subianto Didorong Rujuk dengan Titiek Soeharto Sebelum Pilpres 2019

Halaman
1234
Penulis: Suprapto
Sumber: Warta Kota

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer