Kanal

Ada 36 Warga di Empat Desa Kecamatan Rongga, Bandung, Harus Jalani Rawat Media Usai Makan Tutut

ILUSTRASI - Tutut, makanan sejenis kerang atau keong yang meracuni warga karena sudah basi. Tapi tak ada hubungannya dengan isi berita - Tribun Jabar

WARTA KOTA, BOGOR - Puluhan warga dari empat desa di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, harus mendapat perawatan medis di rumah sakit dan puskesmas.

Dilansir Kompas.com, sejumlah warga yang menjalani perwawatan itu diduga karena keracunan setelah mengonsumsi tutut atau keong sawah yang dijajakan penjual tutut keliling.

"Ada 36 orang yang keracunan tutut," kata Kapolsek Gununghalu AKP Ikhwan Heriyanto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/7/2018).

Dijelaskan, peristiwa ini berawal pada Minggu (22/7/2018) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat itu penjual tutut berkeliling tengah berjualan di empat desa di Kecamatan Rongga, Bandung Barat, yakni di Desa Cibitu, Sukaresmi, Cinengah, dan Pucung.

Tak sedikit warga yang membeli dan mengonsumsi keong tersebut dengan harga Rp 2.000 per plastik kecil.

Awalnya setelah mengonsumsi tutut siang harinya warga biasa saja.

Namun malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB, banyak warga yang mengeluh pusing, mual hingga diare.

"Ke-36 orang ini yang membeli tutut dari penjual tutut keliling pada minggu pagi, malamnya mereka keracunan," katanya.

Warga yang keracunan itu kemudian berobat ke beberapa rumah sakit dan puskesmas di daerah setempat.

Halaman
12
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Jabar

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer