Kanal

Resep Perancis Juara Piala Dunia 2018, Deschamps: Kekuatan Mental Jadi Penyebab Juara

Pemain Perancis mengibarkan bendera usai meraih trofi Piala Dunia 2018 setelah menaklukkan Kroasia di final dengan skor 4-2, Minggu (15/7/2018). - FIFA

WARTA KOTA, PALMERAH----Perancis mampu mengatasi kesalahan-kesalahan dan ketidaksempurnaan pada final Piala Dunia, Minggu (15/7/2018).

Pelatih Perancis, Didier Dechamps, mengatakan, mengalahkan Kroasia dengan kekuatan mental untuk mengangkat trofi untuk kedua kalinya.

Perancis menang 4-2 atas Kroasia untuk membawa mereka mengangkat trofi dan Deschamps menjadi orang ketiga, setelah Mario Zagallo asal Brazil dan Franz Beckenbauer asal Jerman, yang menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih.

Baca: Budi Karya Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2018

Namun mereka harus bekerja keras selama satu jam dan memerlukan gol bunuh diri dan penalti untuk meraih keunggulan.

"Sumber kebanggaan terbesar saya adalah mereka bermain dengan suasana pikiran yang tepat," kata Deschamps yang merupakan kapten Perancis saat mereka menjuarai Piala Dunia 1998 kepada para pewarta.

"Hari ini terdapat ketidaksempurnaan, kami tidak melakukan semuanya dengan tepat, namun kami memiliki kualitas-kualitas mental dan psikologis yang begitu menentukan untuk Piala Dunia ini."

Baca: Galeri Foto Kemenangan Prancis atas Kroasia di Final Piala Dunia 2018

Perancis membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Mario Mandzukic dan mereka direpotkan serangan Kroasia, termasuk gol penyama kedudukan pada menit ke-28, sebelum kembali memimpin melalui hadiah penalti.

Mereka kemudian mencetak dua gol pada pertengahan babak kedua untuk memastikan keunggulan atas Kroasia.

Deschamps mengatakan, sebanyak 14 dari para pemainnya merupakan pendatang baru di Piala Dunia, namun mereka siap bekerja untuk tujuan bersama dan secara mental lebih dewasa dibandingkan usianya.

Baca: Kegembiraan Para Pemain Prancis dari Lapangan Hingga ke Ruang Jumpa Pers

"Bakat tidak cukup. Anda perlu aspek-aspek psikologis dan mental. Dengan hal itu tim manapun mampu untuk mendaki gunung-gunung," kata Deschamps seperti dilansir Antaranews.com.

"Terkadang saya dapat menjadi sangat keras kepada mereka namun saya melakukannya untuk mereka dan bahkan meski mereka muda, mereka biasanya mendengarkan."

Di antara para pendatang baru terdapat Kylian Mbappe, yang terpilih sebagai pemain muda terbaik di turnamen akbar ini dan menyumbang gol keempat Prancis.

"(Permainan) kolektif selalu penting namun terdapat pemain-pemain individual yang membuat perbedaan," kata Didier Dechamps sambil menyebut nama Mbappe dan pemain terbaik pertandingan final Antoine Griezmann.

Baca: Warga Berkumpul di Menara Eiffel Rayakan Kemenangan Timnas Prancis

Pria 49 tahun itu, yang juga memimpin Perancis ke final Piala Eropa 2016 di mana mereka kalah dari Portugal, mengatakan, kekalahan itu mungkin merupakan kunci untuk menjuarai Piala Dunia.

"Mungkin jika kami adalah juara Eropa, kami pada hari ini tidak akan menjadi juara dunia. Saya belajar banyak dari kekalahan itu," katanya.

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara

Viral Reaksi Ketum PSSI Edy Rahmayadi Menutup Wawancara Sepihak, soal Insiden Tewasnya The Jak Mania

Berita Populer