Kanal

Polisi Amankan Tiga Pemuda Konsumsi Obat Terlarang di Pancoran Mas Depok

Kapolsek Panmas Kompol Roni Wowor - Warta Kota/Budi Sam Law Malau

OPERASI Cipta Kondisi yang digelar jajaran Polsek Pancoran Mas bersama anggota patroli brigade mobil yang diperbantukan, Kamis (5/7/2018) dinihari, mengamankan tiga pemuda yang sedang nongkrong di perempatan Mampang, Pancoran Mas, Depok, di Jalan Sawangan.

Mereka kedapatan mengonsumsi obat terlarang jenis tramadol. Dari tangan mereka diamankan beberapa butir obat terlarang jenis tramadol.

Ketiga pemuda yang diamankan adalah IH (16) warga Rangkapan Jaya, GM (16) warga Depok Jaya, dan AS (19) warga Kemiri Muka, Beji.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Wowor mengatakan awalnya pihaknya mendapat laporan dari warga, mengenai sejumlah pemuda yang berkumpul di perempatan Mampang, Pancoran Mas, Depok, Kamis dinihari.

Warga takut mereka adalah geng motor karena berkumpul hinggi dinihari.

Karenanaya kata Roni, anggota yang tengah operasi cipta kondisi bergerak ke lokasi yang dimasud.

Saat didatangi petugas, kumpulan pemuda dan remaja itu kocar-kacir. Beberapa diantaranya berhasil kabur dengan motor mereka.

"Ada tiga remaja yang berhasil diamankan dan dari tangan mereka didapati obat terlarang Tramadol," katanya.

Menurut Roni, karena tidak terbukti melakukan aksi kejahatan, ketiga remaja dan pemuda itu dikembalikan ke keluarganya masing-masing untuk dibina.

Mereka juga diminta membuat surat pernyataan di depan orang tua untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Roni menuturkan kegiatan operasi cipta kondusif ini dilakukan sebagai upaya menekan aksi kriminalitas kejahatan konvensional dan street crime atau kejahatan jalanan di Pancoran Mas, Depok.

ÔÇťOperasi kita lakukan siang dan malam, dengan tujuan menekan dan mengurungkan niat para pelaku kejahatan untuk bertindak, sehingga keamanan wilayah terjaga," kata Roni.

Ia menjelaskan selain mengamankan tiga remaja dari perempatan Mampang, dalam operasi cipta kondisi Kamis dinihari itu, pihaknya juga membubarkan sejumlah remaja yang sedang nongkrong di Gang Musolah di Jalan Wadas Raya.

"Sebab dengan mereka nongkrong hingga dinihari, dapat berpotensi terjadinya tindak kejahatan dan gangguan keamanan lainnya," kata Roni. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota

Haringga Sirla Tewas Dikeroyok, Bermula dari KTP Korban Dirazia Sejumlah Suporter Persib Bandung

Berita Populer