Kanal

Neymar Bukan Satu-satunya Pilihan Brasil

Harian Super Ball edisi Rabu (26/6/2018) halaman 1 - Harian Super Ball

MEMANG, Neymar adalah ikon kesebelasan nasional Brasil.

Namun, Philippe Coutinho juga memiliki peran penting di skuad Samba.

Sejak pertama kali membela Timnas Brasil pada 2010, Neymar Jr menjadi roh permainan tim lima kali juara dunia itu.

Namun, di Piala Dunia Rusia 2018, sinar kebintangan striker berusia 26 tahun tersebut seakan redup.

Neymar dianggap sebagai mahakarya yang dilahirkan Brasil setelah Ronaldo Nazario de Lima, Ronaldinho, dan Kaka.

Namun, di Rusia dia tidak sanggup memikul eskpektasi tinggi rakyat Brasil dan harapan itu malah berubah menjadi beban untuknya.

Neymar dikritik habis-habisan saat Brasil hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan Swiss di pertandingan pertama Grup E Piala Dunia 2018. Dia mati kutu di tangan Valon Behrami.

Namun, Brasil punya Philippe Coutinho. Selama di Rusia, Coutinho berhasil melepaskan diri dari bayangan Neymar dan bahkan menjadi penentu kemenangan tim Samba.

Coutinho mencetak gol dalam duel melawan Swiss. Di laga kedua melawan Kosta Rika, Si Pesulap Kecil-julukan untuk Coutinho-lagi-lagi memperlihatkan peran pentingnya.

Superstar Barcelona itu mengakhiri kebuntuan Brasil dengan golnya di injury time.

Halaman
12
Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Berita Kota Super Ball

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer