Kanal

Jebol Kantor Pegadaian, Komplotan Perampok Ini Berhasil Gasak Rp1,9 Miliar

Pelaku pembobol kantor pegadaian yang diringkus Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ). Para pelaku, R, Ha, Iw, D, dan AS, berhasil menggasak sebanyak Rp 1,9 miliar. - Warta Kota/Mohamad Yusuf

SUBDIT Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap sebanyak lima pelaku pembobol kantor pegadaian.

Dimana para pelaku, R, Ha, Iw, D, dan AS, berhasil menggasak sebanyak Rp 1,9 miliar.

“Kejadian ini diotaki oleh R (38) yang berperan sebagai kapten. Bertugas mengebor dan menjebol tembok bagian belakang TKP, masuk ke dalam TKP dan melakukan aksi pencurian, mencabut dan merusak CCTV yang ada di TKP,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2018).

Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya saat merilis pembobol kantor pegadaian di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2018). (Warta Kota/Mohamad Yusuf)

Kemudian membagi tugas dengan para tersangka lainnya. Yaitu Iw (39), berperan mengebor dan menjebol tembok bagian belakang TKP, menjebol brankas, dan mengambil barang-barang berharga.

Kemudian, D (38) berperan memantau situasi di depan lokasi TKP dan yang menjual barang hasil kejahatan. Lalu AS berperan sama dengan Iw.

Sedangkan Ha, yang menyiapkan semua peralatan untuk melakukan aksi pencurian dan menyewakan rumah.

“Komplotan ini dilengkapi dengan peralatan yang sangat lengkap sehingga tidak mengalami kesulitan setiap melaksanakan aksinya. Komplotan ini sebelum melaksanakan aksinya selalu mencari lokasi perusahaan gadai yang di sebelahnya merupakan ruko atau toko yang sedang dikontrakkan,” kata Argo.

Kemudian setelah mereka mengontrak ruko atau toko tersebut, komplotan ini memilih hari pada saat akhir pekan untuk melaksanakan aksinya.

Karena karyawan dan penjaga di perusahaan gadai tersebut libur.

Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya saat merilis pembobol kantor pegadaian di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2018). (Warta Kota/Mohamad Yusuf)

“Lalu setelah menentukan hari pelaksanaan aksinya, mereka membagi tugas sesuai peran masing-masing. Ketika mereka sudah bisa menjebol tembok, lalu memasuki TKP, mereka langsung menguras habis barang-barang berharga seluruh isi pusat gadai tersebut. Total yang berhasil dicuri sebanyak Rp 1,9 miliar,” jelasnya.

Aksi mereka telah berlangsung di sebanyak tiga lokasi yaitu Pondok Gede, Bekasi, lalu Cilodong, Depok, dan Pancoran Mas, Depok. Mereka telah memulainya sejak bulan Februari 2018 lalu.

Namun, pada Selasa (22/5/2018), para pelaku berhasil ditangkap.

“Pelaku R, kami terpaksa tembak, karena melakukan perlawanan dan tewas,” katanya.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu senjata api, 10 buah peluru kaliber 9 mm, lima buah tabung oxygen gas, satu buah tabung gas elpiji, 10 buah obeng panjang, satu buah golok, dan dua buah mesin bor.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka diancam dengan pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (2) KUHP dengan hukuman penjara paling lama sembilan bulan.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer