Kanal

Pencuri Ditembak Mati karena Melawan Petugas saat Hendak Dibekuk

Pelaku pencurian diamankan di Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (22/5/2018). Mereka dibekuk di tempat berbeda di Jakarta Timur dan Bekasi. - Warta Kota/Joko Supriyanto

WARTA KOTA, JATINEGARA---Satu dari sembilan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas)  ditembak mati petugas Polres Metro Jakarta Timur

Pelaku pencurian, JH, tewas ditembak karena melawan saat hendak dibekuk. Sedangkan delapan pencuri lainnya dibekuk dan dijebloskan ke penjara.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Tony Surya mengatakan, sembilan pelaku ditangkap di beberapa lokasi berbeda di Jakarta Utara dan Bekasi.

Para pelaku dari kelompok berbeda yeng kerap beraksi melakukan pencurian di minimarket, pencurian sepeda motor, dan beberapa tindak pencurian lainnya.

"Semua yang kita amankan itu ada sembilan, tapi salah satu tersangka aneh-aneh dengan melakukan perlawanan makanya kita tindak tegas terukur, hingga tewas," kata Tony Surya Putra, Selasa (22/5/2018).

Baca: Polisi Gulung Dua Pelaku Pencurian Mobil Setelah Lakukan Penyamaran Dua Pekan

Enam lokasi yang menjadi tempat aksi pencurian selama April-Maret di Jakarta Timur meliputi Cakung, Pulogadung, dan Matraman.

Sembilan tersangka yang ditangkap yaitu Anto (23), Adman (30), Ahmad, Malik, Heri, Mahyudi, Sholek, Dhimas, dan JH (tewas).

"Kasus curas ini sangat meresahkan masyarakat karena mengapa pelaku setiap melakukan aksinya selalu melukai korbannya," ucapnya.

"Sehingga kami Polres Jaktim perintahkan jika ada perampokan lakukan tindak tegas terukur," ucapnya lagi.

Dia menjelaskan, satu kasus pencurian itu terjadi di minimarket Jakarta Timur. Pelakunya tiga orang yang menyatroni minimarket yang telah tutup.

Baca: Dua Pencuri Ditembak Mati Setelah Mencuri 30 Kali di Jakarta, Tangerang, Depok

Para pelaku,kata Toni, menggunakan las untuk membuka rollingdoor.

Selanjutnya, mereka merangsek masuk ke minimarket untuk mengambil barang-barang termasuk uang.

Hasil pencurian itu, menurut Tony, digunakan para pelaku untuk berfoya- foya.

"Mereka ini kan pengangguran yang pasti uang itu untuk kesenangan pribadi. Bisa saja untuk istri mudanya atau mungkin ada yang lain," katanya.

Selain membekuk pelaku, polisi menyita barang bukti seperti satu set alas las, enam unit sepeda motor, dan sejumlah ponsel yang digunakan pelaku.

Mereka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana dua belas tahun penjara.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota

Remaja 18 Tahun Cekik Ibu hingga Tewas lalu Perkosa Mayatnya, Tepergok sang Nenek

Berita Populer