Kanal

Sandiaga Usul PKL Tanah Abang Mobile, Pedagang Nilai Tak Masuk Akal

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno didampingi Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin bertemu para ibu yang berbelanja sembako di Jakgrosir, Pasar Induk Kramatjati, Kramatjati, Jakarta Timur pada Jumat (4/6/2018). Potongan harga spesial didapatkan para ibu ketika berbelanja menggunakan Kartu Jakarta Pintar (KJP). - Warta Kota/Dwi Rizki

PERNYATAAN Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, yang meminta pedagang kaki lima ( PKL) di Tanah Abang berjualan secara mobile selama Ramadan, dianggap akan menyulitkan para PKL.

Sejumlah PKL Tanah Abang menilai bahwa usulan tersebut tidak masuk akal.

"Kan enggak semua barang dagangan bisa dijual keliling. Kalau saya jualan pakaian yang jumlahnya banyak seperti ini, mana mungkin saya jualan keliling," kata Syahrul, seorang pedagang pakaian di depan Pasar Tanah Abang, Sabtu (12/5/2018).

Baca: Peringati Hari Perawat Internasional, Megawati Usulkan Perawat Diangkat PNS

Ia menyebutkan, hanya dagangan tertentu yang bisa dijajakan secara berkeliling.

Misalnya, makanan ringan, minuman botol, atau pernak-pernik berukuran kecil.

"Itu juga kalau semuanya jualan berkeliling, yang ada makin ribet buat orang jualan. Ukuran bawaannya kan enggak kecil itu," katanya.

Andri, pedagang pakaian lainnya, menilai bahwa berjualan secara berkeliling tidak bisa menyelesaikan masalah kemacetan di Tanah Abang.

Salah satu pemicunya adalah keberadaan pejalan kaki yang akan bertambah banyak.

"Sekarang kita yang enggak gerak saja jalan sudah mulai susah. Bagaimana kalau kita gerak buat jualan? Jalan pasti penuh itu, trotoarnya bisa jadi tambah macet," katanya.

PKL bukan satu-satunya

Pedagang minuman bernama Fauziah mengatakan,  PKL bukan satu-satunya faktor yang membuat ruwet lalu lintas di kawasan niaga tersebut.

"Coba liat aja, kalau enggak ada PKL tapi porter bawaannya masih segede gaban, masih banyak angkot yang ngetem, macet-macet juga," katanya.

Sebelumnya, Sandiaga meminta para PKL di Tanah Abang untuk berjualan secara mobile selama Bulan Ramadhan yang diperkirakan tiba pada Kamis (17/5/2018) mendatang.

"Semua dinamis, ada pendekatan tertentu. Bukan seperti sekarang ini, yang dilihat yang statis itu. Mereka harus mobile. Nah, itu nanti mereka akan kami perkenalkan," ujar Sandiaga. (Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Sandiaga Usul PKL Tanah Abang Mobile, Pedagang Tak Yakin Bebas Macet

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com

Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram

Berita Populer