Kanal

Cegah Narkoba dan KDRT, Pemkot Jaktim Upayakan Sosialisasi Kepada Masyarakat

WARTA KOTA, MATRAMAN - Kasus Narkoba, KDRT, dan Perlindungan anak sangat rentan terjadi dikalangan masyarakat terutama pada masyarakat yang perekonomianya rendah.

Untuk itu guna menanggulangi hal tersebut Pemerintah Kota Jakarta Timur mengupayakan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur Ary Sonjaya mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk wujudkan masyarakat Sejahtera dan Bebas Narkoba.

"Ini merupakan kegiatan bentuk kepedulian Ikatan Dharmakarini Pusat terhadap warga masyarakat dengan tujuan memberikan pengetahuan terhadap narkoba, KDRT dan perlindungan anak yang kami gelar di Kelurahan Utan Kayu Selatan," kata Ary, Kamis (12/4/2018).

Dikatakan Ary dengan memberikan sosialisasi seperti ini setidaknya memberikan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba di kalangan masyarakat yang tentunya sangat mengkhawatirkan, tak hanya itu kasus KDRT dan Perlindungan Anak juga sering terjadi.

"Saya berharap warga masyarakat betul-betul mengerti karakter dari pengguna narkoba di lingkungan sekitarnya, setelah tahu karakter tersebut warga bisa terlibat aktif membantu kepolisian memberikan informasi pengguna narkoba di wilayahnya, agar bisa langsung diberikan edukasi dan rehabilitasi bagi pengguna narkoba," katanya.

Sementara itu hal serupa juga disampaikan Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Provinsi DKI Jakarta Amiek Mulandari mengatakan kegiatan ini bertujuan pegawai kejaksaan lebih dekat kepada masyarakat.

"Kenali hukum jauhi dari hukuman, saya melihat antusias begitu besar dari anak-anak dan ibu-ibu rumah tangga yang hadir yang ingin mengenali lebih dekat tentang narkoba, KDRT dan Perlindungan Anak, ,"katanya.

Selain itu pihaknya juga selalu mengadakan test urine rutin kepada pegawai kejaksaan sebagai cara pencegahan narkoba dilingkungan ke Jaksaan.

"Dari Kejaksaan sendiri rutin dilakukan Tes urine untuk pegawai setahun sekali dan diadakan dadakan, jika saat tes urine pegawai terindikasi memakai narkoba ada sanksi Kepegawaian dan sanksi pidana bagi pegawai yang menggunakan narkoba," katanya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer