Kanal

Anies Baswedan Minta Air Wudu Dikembalikan ke Tanah, Tidak Dibuang ke Selokan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunaikan Salat Jumat di kawasan korban banjir di Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (9/2/2018). - TRIBUNNEWS/BAYU INDRA PERMANA

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan setiap masjid dan musala di Jakarta Utara membangun sumur resapan. Sebab, masjid dan musala dinilai paling banyak memanfaatkan air tanah.

“Teknologi membangun sumur resapan ini sangatlah sederhana. Ini tidak mahal, karena yang dibutuhkan hanya batu-batuan. Jadi nanti air yang dipakai wudu tidak dibuang ke selokan, tapi dikembalikan ke tanah,” katanya, Sabtu (10/2/2018).

Menurut Anies, gerakan mengembalikan air ke dalam tanah harus dilakukan sesegera mungkin, supaya penurunan muka tanah tidak semakin parah. Ia pun yakin semua masjid dan musala bisa membuat fasilitas itu demi mengembalikan air wudu ke bumi.

Baca: Pengunjung Tak Minat Naik Delman Hias di Monas, Ini Gara-garanya

Maklum saja, sebagai wilayah pesisir Jakarta, fenomena banjir rob atau naiknya permukaan air laut menjadi musibah tahunan yang dihadapi warga. Kondisi itu diakibatkan banyaknya air tanah yang disedot secara berlebihan.

“Penyebab utama banjir rob itu, karena permukaan tanah di utara semakin turun. Turunnya tanah dikarenakan air di dalamnya disedot ke atas, tapi tidak dikembalikan ke tanah,” tutur Anies. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer