Kanal

Jusuf Kalla Minta Polisi Tetap Proses Novel Baswedan

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla setelah memberikan keterangan sebagai saksi meringankan bagi politikus Partai Golkar Syafiuddin alias Yance dalam persidangan kasus pembebasan lahan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sumuradem, Indramayu, Jawa Barat, yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Senin (13/4/2015). - KOMPAS.com/Rio Kuswandi

WARTA KOTA, PALMERAH— Penyidikan kasus dugaan pembunuhan pencuri sarang burung Walet dengan tersangka Novel Baswedan harus tetap dilanjutkan kata Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Proses hukum kata dia tidak bisa dihentikan sembarangan.

"Kalau tidak jalan (prosesnya) anda bilang salah, diberhentikan (prosesnya juga) salah," kata Jusuf Kalla kepda wartawan usai menghadiri Institute of International Finance, di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2015).

Proses penyidikan yang dilakukan Mabes Polri terhadap Novel atau yang akrab dipanggil Novel Baswedan itu, bukan lah bukti dari konflik lama antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) - Polri menurut Wapres. Ia mengaku percaya dua lembaga tersebut masih bisa membina hubungan baik.

Polri menurutnya memiliki kewajiban untuk mengungkap tuntas pembunuhan yang terjadi pada 2004 lalu, dengan tersangkanya yang kebetulan seorang penyidik KPK.

"Sekali lagi saya katakan, masalah novel bukan masalah (konflik) Polri dan KPK, jadi bahwa hukum harus jalan, jalan," ujarnya.

Novel sendiri dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang pencuri bernama Aan pada 2004 lalu, saat ia masih berstatus sebagai perwira Kepolisian di wilayah Bengkulu. Kasus tersebut baru diteruskan pada 2012 lalu, setelah KPK menyeret Irjen Pol Djoko Susilo karena kasus korupsi.

Presiden Susilo Bambang Yudoyono sempat meminta Polri untuk menyudahi kasus Novel, dan hal itu pun dilakukan oleh Polisi saat itu. Namun kini di bawah kepemimpinan Kapolri Badrodin Haiti, kasus Novel kembali diteruskan.

Jumat lalu (1/5), Novel tiba-tiba dijemput dari kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara oleh penyidik Mabes Polri. Ternyata Polisi masih menetapkan status tersangka untuk Novel.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Suprapto

Kronologi Lengkap Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi yang Dilakukan Haris Simamora

Berita Populer