Televisi

MUI Meradang, Adegan Raffi dan Zaskia Gotik Dinilai Mengandung Unsur Seksual

Program komedi Pesbukers kembali disorot. Saat Ramadan ini, MUI melayangkan teguran keras untuk program yang dipandu Raffi Ahmad, Ruben Onsu dkk itu.

warta kota/nur ichsan
Peluncuran Program Ramadan Antv 2019 Bertema Risalah Cinta Ramadan Dengan Program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadan 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberi teguran keras ke program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadan ANTV.

Teguran keras dilayangkan MUI setelah dua program yang ditayangkan selama Ramadan ini dinilainya tidak layak diputar di bulan suci Ramadan karena diduga tidak memenuhi unsur pendalaman agama Islam.

Wakil Sekertaris Jenderal MUI KH Masduki Baidlowi mengatakan, dua program tersebut tidak baik disaksikan masyarakat Indonesia.

Pesbukers Rasa Baru
Pesbukers Rasa Baru (warta kota/nur ichsan)

"Tayangan tersebut tidak memberikan penambahan akhlak dan ilmu Islam selama Ramadan," kata KH Masduki Baidlowi didampingi sejumlah pengurus MUI, yakni Cholil Nafis, Amir Zah Tambunan, Rida Hesti, dan Elvi Hudriyah di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2019). 

Elvi Hudriyah yang melakukan mengawasi beberapa program televisi selama Ramadan menyatakan, ada banyak temuan menyimpang dan keluar dari ajaran Islam, terutama di dua program tersebut.

MUI Minta Acara Pesbukers ANTV Dihentikan, Ini Tujuh alasannya dan Tanggapan Pihak ANTV

Haruka Eks JKT48 Menangis Dituduh Mencuri Jam Raffi Ahmad, Netizen Minta Pesbukers Distop

Setelah dipertimbangkan, Elvi Hudriyah mengatakan, program komedi yang dipandu Raffi Ahmad, Eko Patrio, Ayu Ting Ting, hingga Zaskia Gotik itu tidak layak ditayangkan selama Ramadan.

"Selama 12 tahun kami melakukan monitoring terhadap program Ramadan. Yang tidak memiliki itikad baik adalah program Pesbukers ANTV dan tidak diperbaiki selama ini," ucap Elvi Hudriyah.

ANTV kembali menayangkan program variety show Pesbukers yang sukses menarik hati pemirsanya, mulai 11 Februari 2019.
ANTV kembali menayangkan program variety show Pesbukers yang sukses menarik hati pemirsanya, mulai 11 Februari 2019. (warta kota/nur ichsan)

Ia menjelaskan, program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadan dinilai menyimpang setelah terus mempertontonkan goyangan yang mengandung nilai erotis.

"Diawali tarian India, dan para penarinya meliuk-liukan badan, kamera menshoot badan tarian India ini. Raja jogetnya Cesar dan semuanya mengikuti tariannya. Kami nilai itu tidak layak ditayangkan," jelas Elvi Hudriyah.

Setelah Absen Lama, Luna Maya Kembali Menyibukkan Diri Bermain di Program Komedi Pesbukers

Pesbukers Tampil Istimewa Selama Ramadhan dan Menghadirkan Puluhan Selebritas Ternama

Di program tersebut juga ditemukan adegan pelukan mesra, hingga diduga saling menghina dan mengejek satu sama lain.

Hal yang membuat MUI marah terhadap Pesbukers adalah ketika Raffi Ahmad dan Zaskia Gotik dinilai melakukan adegan yang mengarah seksual pada 24 Juni 2019.

"Ada satu dialog yang bahasanya mengarah ke seksual saat Raffi Ahmad turun dari ojek online dan Zaskia Gotik diminta membayarnya. Raffi bilang, 'Zaskia bayar nih ojek gue' dan dijawab Zaskia, 'Aduh nggak ada uang, adanya cinta' dengan nada suara mengarah ke seksualitas," jelas Elvi Hudriyah.

Anwar Sanjaya Senang Pesbukers Tayang Kembali Setelah Vakum Tiga Bulan

Ketika Zaskia Gotik Menggoda Kriss Hatta di Pesbukers yang Tayang Kembali di ANTV

Raffi Ahmad kemudian membayarnya lewat debit kartu tabungan.

"Saat digesek bunyilah suara, 'Aduh gesekannya kekencengan'. Itu yang kami nilai ada unsur seksualitas," lanjutnya.

Amir Zah, Tim Monitoring Program MUI, menilai program tersebut dinilai berbenturan dengan dua unsur yang ditentukan MUI.

Pesbukers Rasa Baru
Pesbukers Rasa Baru (warta kota/nur ichsan)

"Pertama, tidak memberikan apresiasi konten peningkatan spiritual. Yang menjalankan ibadah puasa, butuh sajian tayangan yang mendidik agama," kata Amir Zah.

Dua tayangan Ramadan Pesbukers ANTV juga mengandung unsur penuh ejekan disambut tawa oleh penonton.

"Tayangan itu layak dan pantas diberikan teguran dan sanksi. Kami ingin menjadi peredam nilai nafsu yang sering tidak sejalan," ujar Amir Zas.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved