Perang Dagang, Telah Merusak Kepercayaan Antara Amerika Serikat dan China

Efek perang dagang, dinilai telah sangat merusak kepercayaan antara Amerika Serikat dan China.

thinkstockphotos
Ilustrasi. Perang dagang antara AS dan China. 

Tiongkok masih terbuka untuk memulai kembali perundingan guna mengakhiri perang dagang.

AS memiliki cadangan gas alam yang signifikan untuk dijual, sementara permintaan China pada sumber energi bersih telah mengalami lonjakan.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Efek perang dagang, keputusan Amerika Serikat mengenakan tarif pada produk buatan China, misalnya Huawei dalam daftar hitam dinilai telah sangat merusak kepercayaan antara kedua negara.

Pengamat menilai, langkah keras Presiden AS Donald Trump ini memaksa China untuk melihat kembali seluruh hubungan ekonomi bilateral dengan negara tersebut demi melindungi kepentingannya sendiri.

Tiongkok masih terbuka untuk memulai kembali perundingan guna mengakhiri perang dagang.

Jika Macet, Ada Rekayasa Sistem Satu Arah di Gerbang Tol Tingkir Salatiga

Perkiraan Menteri Perhubungan soal Kendaraan yang Melintas di Tol Trans Jawa

Akan tetapi pemerintah kini juga menyoroti risiko sumber pasokan dari AS.

Terutama setelah keputusan untuk menempatkan Huawei dan afiliasinya dalam daftar larangan perdagangan.

Perdagangan gas alam pernah dipandang oleh Beijing sebagai daerah di mana ikatan kedua negara dapat dengan mudah ditingkatkan.

Waspada Tawaran Pinjaman Uang Berkedok Koperasi, Kenali Ciri-cirinya

Meninggalkan Rumah saat Mudik Lebaran dengan Aman Bisa Ikut Asuransi Perlindungan Rumah

Pasalnya AS memiliki cadangan gas alam yang signifikan untuk dijual, sementara permintaan China pada sumber energi bersih telah mengalami lonjakan.

Ketika Donald Trump mengunjungi Beijing pada tahun 2017.

Salah satu kesepakatan terbesar yang disepakati adalah pendanaan China untuk proyek gas alam di Alaska senilai 43 miliar dollar AS.

Daftar Posko Kesehatan Jalur Mudik di Kota Bekasi, Ada 4 Jenis Penyakit yang Rawan

Tarif Tol Didiskon 15 Persen Enam Hari Selama Musim Mudik, Catat Tanggalnya

Namun Wang Yongzhong, seorang pakar dari Akademi Ilmu Sosial Tiongkok menilai gagasan bahwa China harus membeli gas alam dalam jumlah besar dari AS harus ditinjau kembali.

"Tiongkok mungkin harus membatasi pasokan dari AS sebesar 10 persen sampai 15 persen dari impor gas alam demi keamanan rantai pasokan," kata Wang.

"Bagaimana jika pasokan energi, termasuk gas alam cair dan minyak mentah tiba-tiba terputus, seperti yang telah kita lihat dalam kasus Huawei?" kata dia.

Perang Dagang, China Kecam Pernyataan Menteri Luar Negeri AS

Dampak Perang Dagang, Media China Kampanyekan Anti iPhone

Ketergantungan China pada produk-produk energi AS pada saat ini masih terbatas karena hanya membeli minyak mentah dan gas alam cair senilai 6,3 miliar dollar AS pada tahun 2017.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved