Pilpres 2019

Aksi Pedagang di Flyover Slipi Ini Beredar Viral, Perekamnya Bilang Kebaikan Kadang Tak Terlihat

Aksi unjuk rasa yang awalnya dipusatkan di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, berujung kerusuhan di sejumlah titik di Ibu Kota.

Twitter @sabangprayogi
Warga membagikan air mineral kemasan kepada aparat yang berjaga menghalau perusuh saat aksi 22 Mei, di flyover Slipi, Jakarta Barat. 

AKSI 22 Mei yang menolak hasil Pemilu 2019 berakhir ricuh.

Aksi unjuk rasa yang awalnya dipusatkan di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, berujung kerusuhan di sejumlah titik di Ibu Kota.

Meski begitu, ada secuil momen yang mengundang rasa simpati di tengah aksi 22 Mei yang ricuh tersebut.

Politikus Vokal Adian Napitupulu Lapor ke Bareskrim, Mengaku Diancam Diculik dan Dibunuh

Seorang warga pemilik warung yang berada di sekitar flyover Slipi, Jakarta Barat, turut membantu aparat yang sedang berjaga.

Dalam rekaman video yang diunggah akun Twitter @sabangprayogi, aksi warga bagikan air mineral kemasan untuk aparat, beredar viral di media sosial.

"Kebaikan itu ada di mana-mana. hanya kadang tak terlihat. seperti bapak pemilik warung ini yang memberikan air mineral dagangannya untuk petugas yang berjaga," tulis akun Twitter @sabangprayogi, Rabu (22/5/2019).

Aksi warga ini membuat netizen turut terharu. Banyak yang memuji kebaikan hati warga Slipi.

"Dan aku teringat Bapak ku waktu konflik suku 2001 silam. Beliau bagiin minuman dagangannya ke petugas yg jaga :') Akunya protes, dah 2 hari ga ada yg beli gegara kerusuhan tp malah dibagiin gratis, bego. Tapi lama2 aku jd sadar, berbuat baik itu menyenangkan," tulis akun @londonesia.

"Titip salam buat bapaknya mas, sehat selalu..," kata @aryaart_.

Jenguk Korban Aksi 22 Mei, Dahnil Anzar Simanjuntak Bilang Ada Pelanggaran HAM Serius

"Terpuji lah si pemberi air minum buat petugas pengaman. Ya Allah balaslah kebaikannya rezeki yg berkah kpdnya. Amin ya rabb," cuit @Sigromilir01.

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih memburu pihak yang mendanai penyerangan Asrama Brimob Petamburan, Jakarta Barat.

Polisi telah mengamankan pelaku kerusuhan serta provokator penyerangan. Namun, saat ini pihak kepolisian masih mendalami sosok yang menjadi penyandang dana kerusuhan aksi 22 Mei.

Polisi Tunjukkan Uang dalam Amplop yang Disita dari Peserta Aksi 22 Mei, Fadli Zon Bilang Hoaks

"(Aktor yang membiayai) sedang dicari. Identitasnya belum ada," ujar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Polisi telah mengamankan uang di dalam amplop dan uang sebesar Rp 5 juta dari salah satu massa provokator yang menyerang asrama Brimob.

Argo Yuwono menyebut uang sebesar Rp 5 juta itu akan digunakan untuk biaya operasional aksi 22 Mei. Sedangkan uang di dalam amplop yang berisi Rp 200 ribu-Rp 500 ribu itu akan dibagi-bagikan.

Ambulans Partai Gerindra Bawa Batu Diciduk Polisi, Fadli Zon: Bisa-bisa Cuma Settingan

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved