UPDATE Surat Wasiat Prabowo, Kini Dianggap Tak Lazim Bahkan Lucu. Ini Penjelasannya

Dan yang menjadi lucu pernyataan petinggi BPN (Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi), bahwa surat wasiat itu adalah pegangan buat melangkah

UPDATE Surat Wasiat Prabowo, Kini Dianggap Tak Lazim Bahkan Lucu. Ini Penjelasannya
Warta Kota/Feri Setiawan
Prabowo menyampaikan pidato di acara 'Mengungkap Fakta-fakta Kecurangan Pilpres 2019', Selasa (14/5) malam. 

Pengamat politik, C Suhadi menilai surat wasiat capres nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk menyingkapi situasi Pilpres 2019 tak lazim.

Diketahui, Prabowo membuat surat itu sebagai komitmen kepada rakyat untuk menghadirkan pemilu yang adil tanpa kecurangan.

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno turut menyebut surat hasil masukkan ahli hukum tersebut merupakan pegangan mereka untuk melangkah di Pemilu.

Prabowo Tulis Surat Wasiat Setelah Tolak Penghitungan Suara yang Dilakukan KPU, Apa Isinya?

VIDEO: Sandiaga Uno Sebut Prabowo Siapkan Surat Wasiat

Prabowo Pastikan Akan Menolak Hasil Perhitungan Suara 22 Mei, Kini Susun Surat Wasiat Penolakan

Suhadi mengatakan surat wasiat itu tak lazim karena dijadikan pegangan melangkah padahal surat tersebut bersifat rahasia.

"Dan yang menjadi lucu pernyataan petinggi BPN (Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi), bahwa surat wasiat itu adalah pegangan buat melangkah. Itu artinya surat wasiat itu isinya sudah diketahui dan sudah terbuka," ujar Suhadi, di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Ia menjelaskan bahwa surat wasiat pada umumnya dibuka atau bisa diketahui orang apabila si pembuat telah meninggal dunia.

Ancaman Bom Tanggal 22 Mei Bukan Isapan Jempol. Mengapa Teroris Tunggangi Pemilu? Ini Kata Pengamat

Mengacu pada hukum perdata, kata dia, surat wasiat ialah pemberian suatu benda secara sukarela kepada seseorang tanpa ada imbalan.

"Dalam hukum Islam, wasiat dapat dilakukan secara tertulis dan atau tanpa tertulis sepanjang pernyataannya disaksikan oleh dua orang saksi," ucapnya.

Suhadi menilai surat wasiat Prabowo hanyalah istilah yang dibuat-buat guna menghindari konsekuensi hukum tertentu.

"Itu bukan surat wasiat seperti diatur dalam hukum perdata. Karena secara hakikat sudah tidak dapat dikatakan wasiat, sehingga penggunaan istilah 'wasiat' dalam kaitan ini sebagai bentuk pengalihan isu. Diduga agar tidak dapat dijerat pasal makar apabila surat perintah yang dibungkus wasiat itu mempunyai tujuan-tujuan jahat," papar advokat senior ini.

Sandiaga Temui Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal Dunia, Mereka Menolak Seruan Visum Prabowo

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved