Jadwal Anggota Pansus Harus Mendapatkan Pengganti Sandiaga Sebelum November 2019

Masa kerja panitia khusus paling lama I (satu) tahun untuk tugas pembentukan Perda, atau paling lama 6 (enam) bulan.

Jadwal Anggota Pansus Harus Mendapatkan Pengganti Sandiaga Sebelum November 2019
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
ILustrasi. Saat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Agung Yulianto, Ahmad Syaikhu, dan Abdurrahman Suhaimi, sowan ke Fraksi PDI Perjuangan, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/1/2019). 

Anggota Panitia Khusus (Pansus) untuk Pemilihan Wagub DKI telah terbentuk dengan Ketua Mohamad Ongen Sangaji dan Wakilnya yakni Bestari Barus.

Sekretaris Dewan, M Yuliadi mengatakan, maksimal para anggota bekerja hanya enam bulan, terhitung mulai Senin 20 Mei 2019 besok.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota, Pasal 64 ayat 4 dijelaskan bahwa masa kerja panitia khusus paling lama I (satu) tahun untuk tugas pembentukan Perda, atau paling lama 6 (enam) bulan untuk tugas selain pembentukan Perda.

Artinya, para anggota ini harus mendapatkan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno sebelum November 2019.

"Kalau sesuai PP (Peraturan Pemerintah), Pansus itu maksimal 6 bulan harus kelar," ujar Yuliadi saat dihubungi, Sabtu (18/5/2019).

Bahkan pada rapat pertama yang rencananya bakal di gelar Senin, akan melibatkan Departemen Dalam Negeri (Depdagri) untuk memberikan masukan terkait mekanisme pemilihan.

"Jadi memang rapat pertama kita undang Depdagri. Itu sebagai bahan kasih masukan mekanisme, tata cara pemilihan Wagub, dan pembuatan tata tertib," ungkap Yuliadi.

Diketahui saat ini sudah ada dua nama kandidat Wagub DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto yang siap menggantikan Sandiaga Uno.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved