Brigadir Polisi Gugat Kapolda Jateng ke PTUN, Protes karena Dipecat Soal Orientasi Seks Menyimpang

Seorang polisi berpangkat brigadir menggugat seorang jenderal yang menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah karena dipecat dengan dalih hal orientasi seks

Brigadir Polisi Gugat Kapolda Jateng ke PTUN, Protes karena Dipecat Soal Orientasi Seks Menyimpang
Istimewa
ILUSTRASI Polisi 

Seorang polisi berpangkat brigadir menggugat Kapolda Jawa Tengah (Jateng) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.

Brigadir yang berinisial TTmenggugat Kapolda Jateng karena meneken surat pemberhentian secara tidak hormat (PTDH) terhadap TT pada 27 Desember 2018.

Brigadir TT melalui kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat, Maruf Bajammal, menerangkan bahwa gugatan terhadap Kapolda Jateng di PTUN Semarang telah dilayangkan sejak 26 Maret 2019.

Saat ini proses hukum tengah berjalan. Pihaknya meminta agar hakim membatalkan surat pemecatan TT karena dinilai cacat hukum.

“Proses saat ini masih berjalan. Agenda masih berupa duplik tergugat. Sidang Kamis, 23 Mei 2019,” ujar Maruf, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (17/5/2019).

Maruf menjelaskan, pengajuan gugatan ke PTUN tepat karena mengkaji sebuah keputusan.

Selain itu, alasan pemberhentian terhadap kliennya dinilai cacat prosedur dan melanggar hak asasi manusia.

“Kami minta agar SK pemecatan yang diteken Kapolda Jawa Tengah itu dibatalkan. PTUN berkompetensi mengadili gugatan ini karena yang meneken PTDH itu Kapolda.

PTDH tertanggal 27 Desember 2018 atas dugaan melakukan perbuatan seks menyimpang,” katanya.

Menurutnya, dalam perkara ini kliennya disangka melakukan perbuatan seksual yang menyimpang. Namun, menurutnya, tidak ada bukti ataupun saksi yang menguatkan tudingan ini.

Halaman
1234
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved