Sekjen PSSI Ratu Tisha Dinilai Mesti Hadir dalam Sidang Pengaturan Skor

PPHI menilai Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria harusnya menghadiri sidang kasus pengaturan skor.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Dinilai Mesti Hadir dalam Sidang Pengaturan Skor
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menjawab pertanyaan wartawan usai memenuhi panggilan pemeriksaan Satgas Anti Mafia Bola di Jakarta, Jumat (28/12/2018). Ratu Tisha dimintai keterangan terkait kasus dugaan pengaturan skor dalam pertandingan Sepak Bola Liga 3 . 

Ketua Umum Perhimpunan Praktisi Hukum Indonesia atau PPHI, Tengku Murphi Nusmir menyoroti langkah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria.

Menurut Tengku Murphi Nusmir yang menjabat Ketua Umum PPHI atau Perhimpunan Praktisi Hukum Indonesia, siapapun warga negara Indonesia (WNI)--termasuk Sekjen PSSI, Ratu Tisha--yang dipanggil sebagai saksi untuk kepentingan penyidikan dan persidangan, wajib hukumnya untuk hadir.

"Bila mangkir, maka ia bisa dijemput paksa bahkan dikenai sanksi pidana penjara sembilan (9) bulan," ujarnya.

Peluang Prabowo Menang Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK Terbuka Lebar, Ini Kata Mahfud MD

KABAR BARU. Hairul Anas, Pencipta Robot IT Pemantau Situng KPU Itu Ternyata Keponakan Mahfud MD

Prada DP, Buron Kasus Mutilasi Kasir Indomaret Kepergok Warga. Lusuh dan Bawa Kresek Isi Baju TNI

Pernyataan tersebut merupakan reaksi atas absennya Sekjen PSSI, Ratu Tisha dalam sidang kasus match fixing (pengaturan skor) di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (16/5/2019) siang.

Tisha dijadwalkan menjadi saksi untuk terdakwa Dwi Irianto alias Mbah Putih, Johar Lin Eng, Priyanto, dan Anik Yuni Artika Sari (Tika).

Johar Lin Eng ditangkap di bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (27/12/2018)
Johar Lin Eng ditangkap di bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (27/12/2018) (Istimewa)

PN Banjarnegara mengundang sembilan saksi dalam sidang tersebut. Tapi, hanya dua yang hadir. Satu di antara tujuh saksi yang tak hadir adalah Tisha.

Majelis hakim kemudian menunda persidangan untuk terdakwa Mbah Putih dan Johar Lin Eng hingga, Senin (20/5/2019) mendatang.

Berdasarkan Pasal 112 ayat (2) KUHAP, lanjut Murphi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih bisa melayangkan panggilan kepada Tisha dua kali lagi.

Pada panggilan ketiga, bisa saksi tetap tidak datang tanpa alasan jelas, maka JPU bisa menerbitkan surat perintah membawa secara paksa.

"Saksi bisa dipanggil paksa," ucapnya.

Permintaan Terakhir Vera Oktaria yang Ditebas Tangannya Membuat Prada DP Mengamuk

Begini Hubungan Darah Mahfud MD Dengan Pencipta Robot Pemantau Real Count KPU di Kubu Prabowo

KPU Bakal Tetapkan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih pada 25 Mei 2019, Jika Hal Ini Tidak Terjadi

Halaman
12
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved