Gawai

Harga iPhone XS Terancam Naik Gara-gara Perang Dagang

Harga iPhone XS diprediksi naik, akibat aksi saling balas dalam perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok.

Harga iPhone XS Terancam Naik Gara-gara Perang Dagang
Warta Kota/Henry Lopulalan
Sejumlah artis saat menghadiri penjualan perdana iphone terbaru di Galeri Smartfren, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/12). Smartfren resmi tawarkan iphone XS, iphone XS Max dan iphone XR di Galeri Smartfren. Selain itu, Smartfren juga menawarkan produk dengan manfaat paket data 4G tanpa batas selama 30 hari, dan 100 pelanggan pertama yang melakukan pembelian di galery akan mendapatkan wifi modem smartfren dan nomor smartfren platinum. 

Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok semakin berlarut-larut, membawa dampak buruk bagi banyak pihak.

Para pencinta telepon seluler (ponsel) iPhone pun akan merasakan akibat dari perang ini, karena harga ponsel baru dari merek kesayangan mereka akan naik.

Sebagaimana dilansir laman Fortune, biaya produksi iPhone akan naik sampai 3 persen, gara-gara Tiongkok memberlakukan tarif impor baru bagi produk asal AS, termasuk impor gas alam.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menaikkan tarif impor barang asal AS menjadi 25 persen. Tarif baru ini akan mulai berlaku pada 1 Juni besok.

Menurut seorang analis di lembaga analis keuangan dan bisnis, Wedbush Securities, Dan Ives, kebijakan inilah yang bakal meningkatkan biaya produksi iPhones.

Pasalnya, selama ini industri di Tiongkok menikmati harga energi yang terjangkau, berkat pasokan gas alam impor dari AS.

Kenaikan biaya energi akan membuat harga batere iPhone dan beberapa komponen lainnya naik.

Pengenaan tarif baru itu adalah tindakan balasan pemerintahan di Beijing, setelah Presiden AS, Donald Trump memberlakukan pajak baru bagi produk buatan Tiongkok.

Dampak Perang Dagang, IHSG Masih Tertekan: Penjelasan Bursa Efek Indonesia

Sayangnya, tindakan Tiongkok ini justru menimbulkan aksi balasan lainnya. Pemerintahan Trump dikabarkan mengenakan tarif impor baru bagi produk Tiongkok pada Jumat (17/5).

Perubahannya dari 10 persen menjadi 25 persen. Artinya, bea masuk batere iPhones dan komponen lainnya itu naik 25 persen dari sebelumnya.

Halaman
1234
Penulis: AC Pingkan U
Editor: AC Pinkan Ulaan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved