Diduga Takut Sama Perusahaan IT China, Trump Nyatakan Darurat IT. Larang Pakai Telekomunikasi Asing

Pemerintah akan melakukan apa yang diperlukan untuk menjaga AS tetap aman dan sejahtera, serta melindungi negara dari musuh-musuh asing

Diduga Takut Sama Perusahaan IT China, Trump Nyatakan Darurat IT. Larang Pakai Telekomunikasi Asing
Twitter @Doug Mills
Plt Gubernur Louisiana Billy Nungesser menunjukkan kaos kakinya saat menyambut Presiden AS Donald Trump di bandara Lousiana, AS, Selasa (14/5/2019). 

Presiden AS Donald Trump menyatakan darurat nasional untuk melindungi jaringan komputer di negaranya dari serangan musuh asing.

Melansir BBC, Rabu (15/5/2019), Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang perusahaan AS memakai telekomunikasi asing yang diyakini menimbulkan risiko keamanan bagi negara.

Kepala Negara berusia 72 tahun itu tidak menyebutkan nama perusahaan apa pun secara khusus dalam perintah tersebut.

China Balas Amerika Serikat, Pasar Saham Rontok: Trump Melunak Terhadap China?

China Balas Amerika Serikat, Donald Trump Bakal Bertemu Xi Jinping?

China Tidak Takut Perang Dagang, Trump: China Melanggar Kesepakatan

Namun, para analis menduga perintah eksekutif Trump merujuk pada perusahaan telekomunikasi raksasa China, Huawei.

"Pemerintah akan melakukan apa yang diperlukan untuk menjaga AS tetap aman dan sejahtera, serta melindungi negara dari musuh-musuh asing," ujar juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders, seperti dikutip dari AFP.

Keputusan itu diumumkan setelah perang perdagangan AS dan China semakin dalam, yang secara luas didorong oleh kekhawatiran terhadap dugaan ancaman mata-mata dari Huawei.

AS berupaya membujuk sekutunya untuk tidak mengizinkan China berperan dalam membangun jaringan seluler 5G.

Sementara instansi pemerintah AS telah dilarah membeli peralatan dari Huawei, yang merupakan pemimpin dalam pesatnya perkembangan teknologi 5G.

"AS telah menyalahgunakan kekuatan nasionalnya untuk secara sengaja mendiskreditkan dan menekan perusahaan China tertentu," ucap kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang.

2000 Prajurit TNI Bertepuk Tangan Saat Jokowi Jamin THR Turun Akhir Mei, SMI Jamin Aturan Hukumnya

"Kami mendesak pihak AS untuk menghentikan penindasan yang tidak masuk akal terhadap perusahaan-perusahaan China dengan dalih keamanan nasional," imbuhnya.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved