Bahagianya Yanto Dapat Mudik Gratis Setelah Setiap Tahun Selalu Naik Motor ke Semarang

Dia salah satu warga yang mengikuti program Mudik Gratis Pemprov DKI menuju Semarang Jawa Tengah.

Bahagianya Yanto Dapat Mudik Gratis Setelah Setiap Tahun Selalu Naik Motor ke Semarang
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Yanto warga Cengkareng Jakarta Barat di Kantor Dishub DKI. 

Yanto, warga Cengkareng Jakarta Barat ini merupakan salah satu warga yang mengikuti program Mudik Gratis Pemprov DKI menuju Semarang Jawa Tengah.

Setelah mendatangi Sudin Dishub Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, akhirnya Yanto dan anaknya mendapatkan tiket untuk pulang ke kampung halaman.

"Saya pagi ke kantor (Sudin Dishub) yang di Jakarta Barat, terus barusan ke Jakarta Pusat, katanya habis semua bus ke Semarang," ujar Yanto di Kantor Dishub DKI Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Sempat berputus asa, kepada Warta Kota, ia bercerita ada seorang petugas yang mengejarnya dan memberitahu agar mendatangi Dishub DKI untuk mendaftar secara langsung.

"Tadi sih sudah pasrah, enggak tahunya ada orang yang samperin nyuruh ke sini. Alhamdulillah di sini dapat tiket untuk Pulang Pergi (PP)," kata Yanto.

Ia mengaku senang dan sangat terbantu dengan adanya program Mudik Gratis, pasalnya setiap tahun ia pulang ke kampung halamannya menggunakan sepeda motor.

"Tiap tahun memang saya mudik, tapi naik motor terus berdua anak. Sudah capek. Makanya sekarang ikut ini, alhamdulillah gratis," ucap Yanto.

Selain memakan waktu dan tenaga, demi bertemu istri yang memang tinggal di kampung, ongkos pun dinilai Yanto cukup mahal yakni Rp 250.000 perorang satu kali jalan apabila menggunakan Bus umum.

"Ke Semarang itu ongkosnya mahal Rp 250 ribu sekali jalan, makanya tiap tahun lebih memilih pakai motor. Lebih irit, tapi capek, perjalanan 24 jam, dari Jakarta jam 22.00 WIB, sampai sana jam 23.00 WIB besoknya," ungkap Yanto.

Ia berterima kasih pada Pemprov karena sudah meringankan ongkos untuk bertemu keluarga di Hari Raya Idul Fitri tahun ini dan berharap kuota tahun depan lebih diperbanyak.

"Mudah-mudahan tahun depan diperbanyak Bisnya. Soalnya tadi ke Jakbar habis, ke Pusat juga sudah habis," harap Yanto.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved