Agar Tidak Kecanduan, Ada Edaran Polisi Dilarang Main PUBG

Larang bermain game PUBG Mobile terus digencarkan oleh Pemerintah India, dan Sekarang Polisi Dilarang Main Game PUBG.

Agar Tidak Kecanduan, Ada Edaran Polisi Dilarang Main PUBG
Wartakotalive.com/Ign Agung Nugroho
Tampilan PUBG Mobile. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Larang bermain game PUBG Mobile terus digencarkan oleh Pemerintah India.

Setelah siswa, kali ini giliran aparat penegak hukum di India yang tidak diperbolehkan bermain PUBG Mobile.

Kepolisian Pusat India (CRPF), melalui sebuah surat edaran, telah menginstruksikan kepada para anggotanya untuk tidak ikut bermain game PUBG Mobile.

Menurut laporan, pihak kepolisian menemukan bahwa permainan ini bisa membuat kecanduan dan akan memengaruhi kemampuan operasional para anggota kepolisian.

"Semua deputi harus memastikan dan menginstruksikan semua unit untuk menghapusnya/menonaktifkan aplikasi semacam itu dari ponsel mereka," tulis Kepolisian India dalam edaran tersebut.

Permintaan Uang Tunai Terbesar di Jawa Non Jabodetabek Mencapai Rp 84 Triliun

Selain berpengaruh pada kondisi fisik, game ini juga dianggap memberi dampak buruk pada kondisi mental si pemain.

Bahkan menurut seorang pejabat kepolisian setempat, PUBG Mobile juga menyebabkan anggota polisi jadi kurang bersosialisasi dengan dunia luar serta perilaku pemain menjadi lebih agresif dan emosional.

"Rupanya, beberapa anggota polisi junior sampai mengisolasi diri mereka dari dunia nyata. Ini berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental," ungkap salah satu anggota kepolisian tersebut.

"Banyak dari mereka kemudian berhenti bersosialisasi dengan sesama anggota. Game ini juga menyebabkan pemainnya terkena gangguan tidur karena berkurangnya aktivitas fisik," kata seorang pejabat kepolisian lainnya.

Di Era Digital, Tren Masyarakat Cari Informasi Properti Semakin Meningkat

Surat edaran ini dikeluarkan pihak Kepolisian India pada tanggal 6 Mei 2019.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved