Mudik Lebaran

200 Warga Waiting List, Dishub Bekasi Fokus Mudik Gratis Provinsi dan Kementerian

Dishub Kota Bekasi belum membahas tentang rencana penambahan enam bus untuk 200 warga yang masuk dalam daftar tunggu mudik gratis di wilayahnya.

200 Warga Waiting List, Dishub Bekasi Fokus Mudik Gratis Provinsi dan Kementerian
warta kota/nur ichsan
Ilustrasi: Mudik Gratis Bareng PT ASABRI (Persero) 

Dinas Perhubungan Kota Bekasi belum membahas tentang rencana penambahan enam bus untuk 200 warga yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) mudik gratis di wilayah setempat.

HINGGA kini dinas masih fokus pada agenda mudik gratis yang disediakan Kementerian Perhubungan dan Provinsi Jawa Barat di wilayah setempat.

"Kita masih nunggu peserta yang telah terdata di program mudik gratis Provinsi Jawa Barat untuk daftar ulang kembali pada 20-25 Mei," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana pada Jumat (17/5/2019).

Yayan mengatakan, bila peserta mudik tidak melakukan daftar ulang pada tanggal tersebut, mereka bakal dinyatakan gugur.

Setelah itu, dinas setempat akan memasukan nama-nama warga yang telah masuk di dalam daftar tunggu peserta mudik.

 Surat Wasiat Prabowo Berbau Kematian

 Beredar Surat Polisi Panggil Ani Hasibuan Dokter Bongkar Kematian Anggota KPPS, Dikomen Pimpinan DPR

 Ini Penyebab Utama Gaji Ke-13 dan THR PNS/TNI/Polri Batal Dibayar Tanggal 24 Mei, Cek Tanda Merah

 Andi Arief Minta Anies Baswedan Tiru AHY, Jangan Malah Diam dan Main Aman

"Begitu ada peserta mudik yang gugur, warga yang waiting list akan kami telepon untuk hadir ke Kantor Dinas Perhubungan agar didata karena keberangkatannya bakal dilakukan pada 1 Juni," ujar Yayan.

Karena itulah, kata dia, pihaknya belum membahas lebih dalam mengenai rencana Kota Bekasi yang akan menambah enam bus untuk mengakomodir 200 warga.

Selain itu, pihaknya juga belum mendapat informasi lebih lanjut dari kepala daerah setempat.

"Belum ada instruksi dari beliau (Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi)," ungkap Yayan.

Menurut Yayan, mudik gratis harus dipersiapkan dengan matang selain konsep, juga finansial untuk pembelian solar, upah pengemudi, ongkos tol dan uang makan untuk warga.

Bila dilihat dari keuangan daerah saat ini, maka sangat diragukan Kota Bekasi bisa menggelar mudik gratis kecuali menggandeng pihak ketiga mengenai finansialnya.

Seperti diberitakan, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berencana mengakomodir 200 warga yang masuk dalam daftar tunggu mudik gratis yang diadakan Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Perhubungan di wilayah setempat.

Daerah berjuluk Kota Patriot ini berencana akan mengerahkan enam bus dengan kapasitas 35 orang setiap unitnya untuk melayani 200 warga tersebut.

 Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani Sikapi Waketum Gerindra Arief Poyuono Tolak Bayar Pajak

 Terkejut Dituduh Perekam Video Penggal Kepala Presiden, Guru Ini Khawatir Jadi Sasaran Kemarahan

 Polisi: Sugeng Terbukti Bukan Pembunuh, Tapi Pelaku Mutilasi Mayat Wanita di Pasar Besar Kota Malang

 Klaim Kemenangan Prabowo 54 Persen Dinilai Janggal, Ini Daftar Keanehannya & Penjelasan Lengkap

"Kalau 200 cukup enam mobil, tapi begitu kita buka jangan tiba-tiba bertambah jadi 3.000 (orang). Nanti saya akan koordinasi dengan Dishub," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada Sabtu (11/5).

Hanya saja, kata Rahmat, Kota Bekasi tidak bisa mengantar mereka ke daerah Sumatera dan Jawa Timur, tapi sampai Jawa Tengah saja. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved