Tim Gabungan Bersihkan 2.000 Kubik Sampah Bambu di Sungai Cikeas

Sampah-sampah itu hampir terlihat di sepanjang aliran sungai itu bahkan di Bendung Koja sampah bambu itu menumpuk menghalangi aliran air.

Tim Gabungan Bersihkan 2.000 Kubik Sampah Bambu di Sungai Cikeas
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Tim gabungan membersihkan sampah bambu di aliran Sungai Cikeas, Kecamayan Jatiasih, Kpta Bekasi tepatnya di Bendung Koja, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM --- Tim gabungan dari Pemerintah Kota Bekasi, Perum Jasa Tirta II, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) maupun Komunitas Peduli Sungai Cilengsi-Cikeas (KP2C) melakukan pembersihan sampah bambu yang menumpung di aliran Sungai Cikeas, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Kamis (16/5/2019).

Pantauan Wartakota, para petugas gabungan itu membersihkan sampah yang didominasi bambu mulai dari perbatasan Kabupaten Bogor di aliran Sungai Cikeas hingga ke Bendung Koja.

Selain sampah bambu terdapat juga sampah kayu, ranting pohon maupun plastik.

Sampah-sampah itu hampir terlihat di sepanjang aliran sungai itu bahkan di Bendung Koja sampah bambu itu menumpuk menghalangi aliran air.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi mengatakan, tumpukan sampah bambu ini kerap kali muncul, terlebih saat hujan deras.

Sampah-sampah ini tersendat di Bendung Koja, sehingga terjadi penumpukan.

"Ini sudah sering, tersangkut di Bendung Koja. Kalau kita tidak rutin bersihkan bisa banjir wilayah sekitar ini. Sampah bambu ini berasal dari hulu Sungai Cikeas, sepertinya banyak pohon bambu dipinggir sungai itu," kata Jumhana, Kamis (16/5/2019).

Kegiatan bersih-bersih yang melibatkan berbagai instansi maupun komunitas serikali dilakukan.

"Ini sudah sering kita lakukan, tapi sampah bambu ada terus. Tiap hari juga tim katak kita standby bersama Komunitas Peduli Sungai Cilengsi-Cikeas (KP2C) pantau dan bersihkan sampah-sampah bambu ini," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved