Pemilu 2019

Putri dari Anggota KPPS di Legok yang Meninggal Minta Kematian Ayahnya Tidak Dipolitisasi

Siti Mamas putri dari Sukrani anggota KPPS Desa Legok Sukamaju, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang meminta kematian ayahnya tidak dipolitisir

Putri dari Anggota KPPS di Legok yang Meninggal Minta Kematian Ayahnya Tidak Dipolitisasi
Wartakotalive/Andika Panduwinata
Siti Mamas putri dari Sukrani anggota KPPS meninggal setelah Pemilu 2019 di desa Legok Sukamaju, Kemiri, Kabupaten Tangerang 

Siti Mamas putri dari Sukrani anggota KPPS - Kelompok Panitia Pemungutan Suara di Desa Legok Sukamaju, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang meminta kematian ayahnya tidak dipolitisir.

Menurutnya, keluarga sudah menerimanya sebagai takdir.

"Saya dan keluarga sudah menerima kematian orang tua saya karena memang sudah takdir," ujarnya didampingi sang ibu Suadah, Rabu (15/5/19).

Serangan Jantung Salah Satu Penyebab Petugas KPPS Meninggal, Kenali Gejala dan Pertolongan Pertama

Petugas KPPS Pemilu 2019 Ini Sempat Tak Sadarkan Diri Lalu Dirawat dan Selamat, Ini Diagnosis Dokter

Mamas kembali menegaskan agar siapa pun tidak mengungkit atau mempolitisasi kematian ayahnya.

Ia menyebut, kematian ayahnya tidak ada sangkut paut dengan tugas sang ayah sebagai anggota KPPS.

"Tolong jangan politisir kematian mendiang ayah saya," ucapnya.

Ia meminta kepada semua pihak untuk mendoakan sang ayah yang telah berpulang.

Ditawari Jadi Polwan 

Putri Anggota KPPS yang Meninggal di Tangerang dibantu tebus ijazah yang tertahan, ditawari Menjadi Polwan jika nilainya bagus.

KAKOR Binmas Baharkam Polri Irjen Pol Herry Wibowo mengunjungi keluarga Sukrani (58), anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Legok Sukamaju Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/5/2019).

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved