Perekam dan Pengedar Video Penggal Jokowi Sudah Siap Saat Ditangkap, Ini Pesannya untuk Sang Anak

Perekam dan penyebar video berisi pria yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo, akhirnya ditangkap polisi di Bekasi, Rabu (15/5)

Perekam dan Pengedar Video Penggal Jokowi Sudah Siap Saat Ditangkap, Ini Pesannya untuk Sang Anak
Tribunnews
Orang yang diduga mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi, seperti tampak dalam video yang beredar. Perekam video itu, seorang ibu-ibu, juga telah ditangkap polisi 

Perekam dan penyebar video berisi pria yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo, akhirnya ditangkap polisi di Bekasi, Rabu (15/5).

Si pria pengancam itu sendiri, Hermawan Susanto alias HS (25), sudah lebih dulu ditangkap di Bogor, Minggu (12/5) lalu.

Ibu-ibu yang merekam video pengancaman itu adalah Ina, yang tinggal di Grand Residen City, Cluster Prapanca Dua, Blok B 11/21, RT 02 RW 14, Kelurahan Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Menurut Ketua RT 02 Nurdin, Ina ditangkap kemarin sekitar pukul 11.30. Dikatakan, proses penangkapan begitu cepat, tak sampai satu jam polisi telah membawa warganya tersebut.

Pria Pengancam Penggal Jokowi Dikirimi Surat Pemecatan dari Pekerjaannya

Polisi yang datang berjumlah delapan orang, dua diantaranya polisi wanita.

"Cepat, pokoknya polisi datang, langsung ke saya minta temani atau saksikan proses penangkapan ibu itu. Ya enggak sampai satu jam selesai, warga saya dibawa," tutur Nurdin saat ditemui Warta Kota, Rabu (15/5).

Saat ditangkap tidak ada perlawanan apapun dari Ina. Pasalnya, Ina sudah sadar dan tahu dirinya akan ditangkap, maka ia telah siap.

"Saya juga sudah ada yang kasih tahu dua hari lalu, bahwa warga saya akan ada yang ditangkap dan diminta nanti mendampingi kalau ada polisi yang datang mau membawanya. Tadi juga Ina biasa saja dan tanpa perlawanan. Ia tegar lah karena sudah tahu juga kalau mau ditangkap," ungkap Nurdin.

"Proses penangkapannya berlangsung cepat. Yang lama tadi itu periksa kelengkapan surat penangkapan dan cari barang bukti baju, kacamata dan lainnya yang digunakan Ina di video," tambahnya.

Nurdin menilai sosok Ina biasa saja dan aktif di masyarakat. "Orang biasa saja, enggak tertutup juga bergaul sesama warga. Suka ikut kalau kegiatan warga. Kalau pekerjaannya setahu saya dia serabutan, marketing atau apa. Tapi pas Pilpres ini dia kerjanya saksi relawan 02," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yupratomo DP
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved