Fintech

Jumlah Perusahaan Fintech P2P Lending Berizin Bertambah

Jumlah entitas fintech peer to peer atau P2P lending berizin bertambah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jumlah Perusahaan Fintech P2P Lending Berizin Bertambah
thinkstockphotos
Ilustrasi. Jumlah entitas fintech peer to peer atau P2P lending berizin bertambah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adanya penambahan perusahaan fintech P2P lending itu menandakan kepastian bagi industri fintech lending dalam mengurus izin. 

Perizinan dapat diperoleh sepanjang para penyelenggara melaksanakan bisnis sesuai dengan peraturan OJK.

Bukan hanya fintech lending yang siap menjalankan bisnis sesuai dengan peraturan OJK dan pedoman perilaku AFPI, mitranya juga siap.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Jumlah entitas fintech peer to peer atau P2P lending berizin bertambah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adanya penambahan perusahaan fintech P2P lending itu menandakan kepastian bagi industri fintech lending dalam mengurus izin.

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia atau AFPI menilai hal ini mengisyaratkan kepercayaan regulator terhadap kematangan penyelenggara fintech P2P lending dalam menjalankan usaha secara transparan, automation, dan concern terhadap perlindungan konsumen.

Peternak Lolos ke Senayan, Ada Dua Opsi Agar Pemerintah Dukung Peternak Rakyat

Keempat anggota AFPI yang mendapatkan izin usaha penyelenggara fintech lending dari OJK adalah PT Investree Radhika Jaya (Investree), PT Indo Fin Tek (Dompet Kilat), PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), dan PT Creative Mobile Adventure (KIMO).

Perizinan dari OJK diperoleh berdasarkan Surat Keputusan OJK pada Rabu (15/5/2019).

Dengan demikian jumlah penyelenggara fintech lending yang berstatus berizin saat ini menjadi lima penyelenggara dengan Danamas sebagai pemegang status berizin yang pertama.

Ponsel Bagi Penggemar Gaming, Punya Sistem seperti PC: Cek Spesifikasinya

Tumbur Pardede, Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas AFPI, mengatakan, perizinan dapat diperoleh sepanjang para penyelenggara melaksanakan bisnis sesuai dengan peraturan OJK.

Termasuk berjalan dengan standar operasi yang tinggi sesuai dengan pedoman perilaku AFPI.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved