Trase Becakayu Berubah, Pembangunan Tol Tetap Ganggu Estetika

Trase Becakayu Berubah, Pembangunan Tol Tetap Ganggu Estetika Kota Bekasi.

Trase Becakayu Berubah, Pembangunan Tol Tetap Ganggu Estetika
Istimewa
Rumah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bakal kena gusur. 

Pembangunan di atas persimpangan Jalan Ahmad Yani dengan Jalan KH Noer Ali Kalimalang sebaiknya dibuat menggunakan konstruksi yang melintang.

Trase kedua pembangunan tol layang Becakayu yang melintas di Kota Bekasi sekitar 12 meter.

WARTA KOTA, BEKASI--- Meski trase tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Kota Bekasi telah berubah.

Namun pemerintah daerah menilai pembangunannya tetap mengganggu estetika kota di Jalan Ahmad Yani.

Soalnya pada pembangunan seksi II-A ruas Jakasampurna-Ahmad Yani, pembangunan sedikit melintasi Jalan Ahmad Yani.

Tepatnya berada di antara persimpangan Mall Metropolitan dan Bekasi Cyber Park (BCP).

"Di titik itu ada dua over cross jadi yang kami khawatirkan kontruksi di atas justru bikin tata kota jadi semrawut," kata Kepala Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah (IPW) Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Erwin Guwinda pada Rabu (15/5).

Mau Sewa Pesawat Bakal Semudah Pesan Ojek Online

Menurut Erwin, pembangunan di atas persimpangan Jalan Ahmad Yani dengan Jalan KH Noer Ali Kalimalang sebaiknya dibuat menggunakan konstruksi yang melintang.

Konstruksi itu seperti di sekitar wilayah DI Panjaitan, Jakarta Timur sehinggaa tidak mengganggu estetika kota.

Karena itu, pihaknya minta dibuat konstruksi di persimpangan BCP menggunakan box girder, bukan i girder.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved