Pemilu 2019

Megawati Disebut Izinkan Demokrat Gabung dengan Koalisi Jokowi, Hubungan Buruk Mega-SBY Hanya Mitos

Tidak harmonisnya hubungan antara SBY dengan Megawati menjadi penyebab Demokrat tidak bisa bergabung ke koalisi Jokowi-Maruf Amin hanyalah Mitos

Megawati Disebut Izinkan Demokrat Gabung dengan Koalisi Jokowi, Hubungan Buruk Mega-SBY Hanya Mitos
KOMPAS.COM/ROBERTUS BELARMINUS
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati saat Jokowi masih Gubernur DKI 

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dikabarkan mengizinkan partai berlambang mercy, Partai Demokrat bergabung dengan koalisi kerja.

Hal ini terlihat dari sinyalemen bakal bergabungnya Partai Demokrat ke koalisi Jokowi-Maruf Amin terus menguat.

"Nggak apa-apa, kan untuk membangun perlu stabilitas," ujar Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari, Selasa (14/5/2019).

Partai Demokrat: Jangankan Prabowo, Jokowi Saja Tidak akan Mungkin Menang di Atas 60 Persen

Video : Megawati Minta Capres Yang Kalah Enggak Ribut dan Ketawa Saja Kita Makan-Makan

BPN Klaim Menang 54 Persen di Tengah Kecurangan, KPU Tantang Buka-bukaan Data di Pleno Rekapitulasi

Menurut Eva, tidak harmonisnya hubungan antara SBY dengan Megawati menjadi salah satu penyebab Demokrat tidak bisa bergabung ke koalisi Jokowi-Maruf Amin hanyalah sekedar mitos.

Menurut Eva Kusuma Sundari, itu hanya sekedar isu untuk membuat konsolidasi terganggu.

"Itu mitos yang dihembuskan untuk mengganggu konsolidasi," tuturnya.

Eva menegaskan, Megawati tak akan ikut campur dengan kabinet Jokowi.

Ini Alasan Eggi Sudjana Menolak Ditahan, Meski Akhirnya Dimasukkan Juga ke Rutan Polda Metro Jaya

Ia menyebut Megawati kini juga tengah fokus dalam tugasnya sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Ketum itu urus sesuatu yang maha besar, signifikan yaitu Ideologi Pancasila. Memikirkan bangsa dan negara, urus PDIP untuk diarahkan ke sana. Nggak urus partai orang lain atau orang-per orang non-banteng," jelas Eva.

Mengenai kemungkinan Demokrat bergabung ke Koalisi Jokowi, ia menyebut Megawati akan menyerahkan sepenuhnya kepada sang petahana.

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved