Pemilu 2019

Ikatan Dokter Indonesia Akhirnya Bicara Soal Kontroversi Ani Hasibuan Terkait Ratusan KPPS Meninggal

Ikatan Dokter Indonesia Akhirnya Bicara Soal Kontroversi Ani Hasibuan Terkait Ratusan KPPS Meninggal.

Ikatan Dokter Indonesia Akhirnya Bicara Soal Kontroversi Ani Hasibuan Terkait Ratusan KPPS Meninggal
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Salah seorang dokter syaraf, Ani Hasibuan, mengadukan masalah banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia saat menjalankan tugas, kepada Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (6/5/2019). 

Sementara, untuk kewajiban pertama, publik lah yang dinilai memiliki wewenang melaporkan.

 Masih Ingat Sumanto si Pemakan Mayat? Sudah 18 Tahun Huni RSJ, Ramadan 1440 H Akan Lakukan Ini

 Anak Pedagang yang Hidup Pas-Pasan Dapat Nilai 100 di Seluruh Mata Pelajaran Ujian Nasional (UN) SMA

 Tahun Berapa Anda Lahir di Kalender Hijriyah? Ini Daftar Lengkap dan Perbandingannya dengan Masehi

“Kalau urusan tiga tadi, enggak usah dilapori, kita bisa ambil.

Tapi kalau yang terhadap umum tadi, misalnya dia beriklan, misalnya dia mengeluarkan statement, misalnya dia ngomong sesuatu ke publik tentang sesuatu yang mestinya enggak disampaikan ke publik, itu ranahnya publik. Publik bisa melaporkan itu,” ujar Prijo.

Saat ditanya, perilaku apa yang dapat dijadikan bahan laporan publik ke MKEK IDI, Prijo merujuk pada kode etik kedokteran Indonesia bagian pertama.

Terdapat 13 pasal kode etik yang mengatur mengenai hubungan seorang dokter dengan khalayak.

 Masih Ingat Sumanto si Pemakan Mayat? Sudah 18 Tahun Huni RSJ, Ramadan 1440 H Akan Lakukan Ini

 Anak Pedagang yang Hidup Pas-Pasan Dapat Nilai 100 di Seluruh Mata Pelajaran Ujian Nasional (UN) SMA

 Tahun Berapa Anda Lahir di Kalender Hijriyah? Ini Daftar Lengkap dan Perbandingannya dengan Masehi

Jika masyarakat merasa ada seorang dokter yang diduga melanggar salah satu pasal tersebut, maka layak untuk dilaporkan ke MKEK IDI.

“Masyarakat buka saja http://www.mkekpbidi.org/ buka tentang kode etik kedokteran, bisa dibaca di situ.

Publik tinggal urut saja, ada pasal-pasal kode etik kedokteran dan yang awal adalah ranah umum.

Ada enggak dia melanggar itu,” ujar Prijo.

“Kalau itu memang diindikasikan dia melanggar, laporkan saja.

 Masih Ingat Sumanto si Pemakan Mayat? Sudah 18 Tahun Huni RSJ, Ramadan 1440 H Akan Lakukan Ini

 Anak Pedagang yang Hidup Pas-Pasan Dapat Nilai 100 di Seluruh Mata Pelajaran Ujian Nasional (UN) SMA

 Tahun Berapa Anda Lahir di Kalender Hijriyah? Ini Daftar Lengkap dan Perbandingannya dengan Masehi

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved