Hingga 30 Juni Harga Bawang Putih di Supermarket Depok Tak Boleh Lebih dari Rp 40.000, Ini Alasannya

Dari hasil pengawasan, harganya masih stabil sesuai HET. Seperti bawang putih biasa saja Rp 35.000

Hingga 30 Juni Harga Bawang Putih di Supermarket Depok Tak Boleh Lebih dari Rp 40.000, Ini Alasannya
Warta Kota/Gopis Simatupang
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok melakukan sidak ke sejumlah supermarket yang berada di mal sekitar Depok, Selasa (14/5/2019 

Pemerintah bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) telah sepakat memasang Harga Eceran Tertinggi (HET) bawang putih biasa Rp 35.000 perkilogram dan bawang putih kating Rp 40.000 perkilogram di seluruh supermarket mulai 10 Mei hingga 30 Juni 2019.

Untuk menindaklanjuti edaran itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah supermarket yang berada di mal sekitar Depok, Selasa (14/5/2019).

Kania Parwanti, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok, menyampaikan, sejauh ini hasil sidak menunjukkan bahwa seluruh supermarket menaati ketentuan HET yang dikeluarkan pemerintah.

Dinas Kesehatan Kota Depok Ikut Siaga Cacar Monyet, Warga Diimbau Jaga Daya Tahan Tubuh

Harga Bawang Putih di Pasar Terus Naik, Kemendag Gelar Operasi Pasar di Pasar Serpong

Meski demikian, kata Kania, pihaknya akan melakukan sidak secara rutin untuk memastikan peritel menaati peraturan hingga 30 Juni yang akan datang.

Ketentuan HET itu sendiri dikeluarkan pemerintah untuk menyeimbangkan harga bahan pokok, khususnya bawang putih, antara di pasar tradisional dan di supermarket.

"Dari hasil pengawasan, harganya masih stabil sesuai HET. Seperti bawang putih biasa saja Rp 35.000," ujar Kania kepada wartawan, Rabu (15/5/2019).

Ilustrasi: Stok bawang putih di pedagang Pasar Induk Kramatjati, Rabu (28/3).
Ilustrasi: Stok bawang putih di pedagang Pasar Induk Kramatjati, Rabu (28/3). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Dia menjelaskan, selain dilarang pasang harga melebihi HET, supermarket juga wajib menempelkan logo Kementerian Perdagangan dalam produknya. Imbauan itu mengacu Peraturan Menteri Perdagangan No. 57 tahun 2017 dan Permendag No. 96 tahun 2018.

Anim Mulyana, Kepala Bidang Perdagangan Disdagin Depok, menjelaskan, beberapa supermarket yang telah diperiksa antara lain Hypermart Depok Town Square, Giant Margo City, dan Carefour ITC Depok.

NJOP Rumah Menteri PUPR di Bekasi Diperkirakan Rp 3 Juta

Selain mengawasi label harga bawang, Dinas juga turut mengawasi harga sembako lainnya agar harganya tidak terlalu timpang dengan harga di pasar tradisional.

"Daging, ayam, telur, minyak, beras, daging sapi beku, dan gula juga dibawah HET," bilang Anim.

Dia menambahkan, selain tiga supermarket tersebut, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok juga akan melakukan sidak ke pasar modern lainnya. Bila ada yang melanggar, pihaknya takkan segan-segan memberikan sanksi dan melapor ke Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

"Kami akan melakukan pembinaan, kita berikan teguran dan ditembuskan ke Provinsi. Karena perlindungan konsumen kewenangan Provinsi," katanya.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved