Berita Video

VIDEO: Sekjen Kementerian Agama Diperiksa KPK Terkait Kewenangan Seleksi Jabatan

Ketika dikonfirmasi terkait peran Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam proses seleksi jabatan tinggi, Nur Kholis tak bisa menjawab.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) Nur Kholis Setiawan telah selesai diperiksa KPK. Nur Kholis diperiksa selama 2,5 jam terkait kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Kemenag tahun 2018-2019.

Ketika dikonfirmasi terkait peran Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam proses seleksi jabatan tinggi, Nur Kholis tak bisa menjawab.

"Ya itu ranahnya KPK, kalau pansel (panitia seleksi) kan pekerjaannya sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur), kan menyajikan hasil, kemudian wewenang untuk memilih sepenuhnya ada di pimpinan (menag)," ucapnya sesuai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).

Sebelumnya kepada pewarta, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerangkan materi pemeriksaan dari Nur Kholis.

Sebagaimana diketahui, Nur Kholis diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Haris Hasanuddin (HRS) dan Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ).

"Diperiksa sebagai saksi untuk HRS dan MFQ. Ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi untuk penajaman bukti-bukti menjelang finalisasi proses penyidikan untuk pemberi," kata Febri.

KPK terus menelisik proses terpilihnya Haris Hasanuddin--yang juga berstatus tersangka pemberi suap--dalam proses seleksi.

Pasalnya, nama Haris Hasanuddin diduga KPK tidak masuk dalam tiga nama yang akan diajukan kepada Menag Lukman Hakim Saifuddin saat proses seleksi.

KPK sendiri telah mengantongi cukup banyak bukti untuk dua tersangka pemberi suap, Muafaq dan Haris.

Salah satu bukti yang telah dikantongi KPK yakni hasil penggeledahan dari kantor Kementeriaan Agama beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved