Pemukul Saksi Nasdem Akhirnya Ditetapkan Menjadi Tersangka, Dikenai Pasal Penganiayaan

TD telah mengakui perbuatannya telah menganiaya Taih dengan tangan kosong dan bangku di Gedung Serbaguna

Pemukul Saksi Nasdem Akhirnya Ditetapkan Menjadi Tersangka, Dikenai Pasal Penganiayaan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi Partai Nasdem 

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi akhirnya menetapkan tersangka atas kasus pemukulan yang dialami saksi Partai Nasdem bernama Taih Minarno.

Pelaku berinisial TD, kini masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor kepolisian setempat.

Kepala Reserse Kriminal Polrestro Bekasi AKBP Rizal Marito menjelaskan, TD telah mengakui perbuatannya telah menganiaya Taih dengan tangan kosong dan bangku di Gedung Serbaguna, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Ahad (12/5) dini hari.

Saksi Partai Nasdem Kabupaten Bekasi Ambruk Dikeroyok

VIDEO: Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyok Saksi Partai Nasdem di Bekasi

Perolehan Suara DPRD DKI Jakarta, PDIP dan Nasdem Tertinggi di Pulau Seribu

Ucapan Rizal sekaligus menepis pengakuan Taih bahwa dia sempat dipukul juga oleh SL, Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi.

"Kondisi saat itu gelap gulita karena menjelang subuh, tiba-tiba TD memukul korban. Warga yang melihat aksi itu kemudian mencoba melerai, nah upaya ini yang kemudian dianggap korban dikeroyok," kata Rizal pada Senin (13/5).

Saksi Partai Nasdem bernama Taih Minarno dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi di Cibitung setelah ambruk dikeroyok orang usai mengikuti rapat pleno rekapitulasi surat suara pemilu di Gedung Serbaguna, Kampung Tambun Kelapa, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Ahad (12/5) dini hari.
Saksi Partai Nasdem bernama Taih Minarno dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi di Cibitung setelah ambruk dikeroyok orang usai mengikuti rapat pleno rekapitulasi surat suara pemilu di Gedung Serbaguna, Kampung Tambun Kelapa, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Ahad (12/5) dini hari. (Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri)

Berdasarkan penyidikan sementara, kata Rizal, kasus penganiayaan itu dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi antara Taih dengan TD saat proses rekapitulasi surat suara pemilihan umum.

Ditambah situasi fisik kedua belah pihak dalam kondisi lelah, sehingga mudah tersulut emosi.

"Intinya ada kesalahpahaman antar keduanya sehingga menimbulkan keributan," ungkap Rizal.

Kick Off Liga 1 Digelar Rabu (15/5), Arema FC Terpaksa Gantikan Persija Sebagai Laga Pembuka

Selain menetapkan TD sebagai tersangka, penyidik juga menyita barang bukti yakni kursi yang dipakai untuk menganiaya korban dan hasil visum rumah sakit.

Penetapan TD yang hanya seorang diri memukul Taih, maka pasal yang dijerat berubah dari Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan menjadi Pasal 351 tentang penganiayaan.

"Kalau pasal pengeroyokan bila dilakukan oleh pelaku lebih dari satu orang, tapi karena hanya ada satu jadi kita kenakan ke pasal penganiayaan," jelasnya.

Di Jakarta Video Penggal Jokowi, di Cirebon Video Adu Domba TNI-Polri. Pelaku Juga Sudah Ditangkap

Seperti diberitakan seorang saksi dari Partai Nasdem bernama Taih Minarno ambruk dikeroyok orang usai mengikuti rapat pleno rekapitulasi surat suara pemilihan umum (pemilu).

Peristiwa itu terjadi di Gedung Serbaguna, Kampung Tambun Kelapa, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Ahad (12/5) dini hari.

Oleh warga, Taih dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi di Cibitung untuk mendapatkan perawatan. Pada Ahad (12/5) siang, Taih kemudian melaporkan kasus pengeroyokan itu ke Polrestro Bekasi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved