Kota Bekasi

Hanya Kebagian 30 Persen Penghasilan Pajak, Wali Kota Ini Sebut Wajar Peningkatan Jalan Lambat

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengakui kesulitan dalam mengatasi jalan rusak maupun peningkatan jalan untuk menghadapi kemacetan di Kota Bekasi.

Hanya Kebagian 30 Persen Penghasilan Pajak, Wali Kota Ini Sebut Wajar Peningkatan Jalan Lambat
Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana kepadatan arus lalu lintas di Kota Bekasi, Senin (13/5/2019) 

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengakui kesulitan dalam mengatasi jalan rusak maupun peningkatan jalan untuk menghadapi kemacetan di Kota Bekasi.

PASALNYA, anggaran yang tersedia untuk mengatasi jalan rusak maupun peningkatan jalan sangat terbatas.

"Kalau mau atasi kemacetan kan kita harus lakukan peningkatan jalan, penambahan volume jalan maupun perbaikan jalan rusak. Itu semua kita lakukan, tapi kan tidak bisa cepat karena anggaran kita terbatas," ujar Rahmat, di Bekasi, Senin (13/5/2019).

Rahmat menjelaskan, persoalan itu semua bisa mudah diatasi jika seluruh pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB-BBNKB) seluruhnya masuk ke kas Pemkot Bekasi.

Faktanya saat ini, 70 persen pajak PKB-BBNKB masuk Provinsi Jawa Barat.

"Kita penghasil pajak kendaraan motor terbesar di Jabar. Kita kan memiliki kepadatan penduduk mencapai 2,7 juta jiwa. Jumlah kendaraan bermotor saja mencapai 1,6 juta unit, tapi hanya dapat 30 persen saja," jelasnya.

 Andre Taulany Dirindukan Sule, Sempat Disumpah Serapah Jihan Fahira Hingga Diberi Nasihat

 VIRAL Kisah Naja Lumpuh Otak Sejak Lahir yang Sanggup Hafal 30 Juz Alquran Dalam 10 Bulan

 Perempuan yang Merekam Video Pemuda Ancam Penggal Kepala Jokowi Turut Dilaporkan ke Polisi

 VIRAL Diduga Aniaya Siswi SMA, Sopir Taksi Ngamuk dan Ajak Duel Orangtua Siswi Sampai Lepas Seragam

Ada tiga lokasi jalan yang sedang proses peningkatan jalan yakni Jalan Raya Pekayon, Jalan Raya Hankam Pondok Gede, dan Jalan Raya Perjuangan.

"Kita terus lakukan peningkatan jalan tapi prosesnya tidak bisa cepat karena terbatas anggaran, kecuali kalau pajak PKB BBNKB nya buat kita semua, ini kan 70 persennya diserahkan ke Provinsi Jabar. Kita juga seringkali minta bantuan DKI maupun pusat dalam upaya peningkatan jalan maupun perbaikan jalan," ungkapnya.

Rahmat juga menegaskan kemacetan yang terjadi di Kota Bekasi dikarenakan sedang maju pesat dan itu suatu hal yang wajar.

Apalagi dengan jumlah penduduk 2,7 juta jiwa dan menjadi penghasil terbesar Perolehan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama (PKB dan BBNKB).

 Daftar Anggota DPRD DKI Jakarta yang Lolos Pileg 2019 Tanpa Jakarta Timur dan Jakarta Utara

 TERBONGKAR Luna Maya Kini Tak Sendiri Lagi, Sudah Lupakan Kisah Cinta dengan Reino Barack

 Ini Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Kedelapan Ramadhan 1440 H pada Senin (13/5/2019)

"Kalau ada walikota yang hebat, yang bisa mengatur kemacetan di Bekasi, saya apresiasi dan silahkan gantikan saya," paparnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved