Gandeng BPN, Pihak Bank, dan KPK, Pemprov Banten Data Kembali Aset-aset Daerah yang Belum Dikelola

“Ini memang komitmen kita, bahwa aset-aset yang belum disertifikasi dan aset-aset itu punya potensi untuk meningkatkan pendapatan

Gandeng BPN, Pihak Bank, dan KPK, Pemprov Banten Data Kembali Aset-aset Daerah yang Belum Dikelola
Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten, Wahidin Halim berkomitmen penuh dalam upaya penertiban aset-aset daerah atau barang milik daerah yang belum terkelola secara administratif. 

Gubernur Banten, Wahidin Halim berkomitmen penuh menertibkan aset-aset daerah atau barang milik daerah yang belum terkelola secara administratif.

“Ini memang komitmen kita, bahwa aset-aset yang belum disertifikasi dan aset-aset itu punya potensi untuk meningkatkan pendapatan, maka harus ditertibkan secara administrasi dengan kerja sama dengan BPN, pihak bank dan KPK,” ujar Wahidin Halim usai acara Penandatanganan Dokumen Kerja Sama dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan dan Penertiban Barang Milik Daerah se-Provinsi Banten tahun 2019 di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (13/5/2019).

Wahidin Halim menjelaskan kerja sama ini juga dilakukan atas arahan KPK terkait upaya optimalisasi pendapatan melalui penertiban aset-aset milik daerah.

Jangan sampai, lanjutnya, aset milik pemerintah daerah dimiliki pihak lain yang pada akhirnya pemerintah harus membeli aset tersebut.

Menurutnya, tanpa adanya kerja sama demikian, langkah-langkah penertiban aset dan optimalisasi pendapatan sudah seharusnya dilakukan.

Karena, pendapatan daerah merupakan paru-paru program pembangunan daerah bisa berjalan.

“Belakangan, kerja sama antara Pemprov Banten dengan BPN semakin bagus. Namun, aset-aset seperti danau dan situ harusnya bisa dijadikan potensi pendapatan juga. Kan bisa kita sewa kelola diberdayakan misalnya untuk reakresi,” ucapnya.

Gubernur juga mengatakan tertibnya aset pemerintah daerah menjadi indikator tertibnya tata kelola laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD).

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved