Dampak Perlintasan Sebidang Cakung Menjadikan Warga Menumpuk di Perlintasan Ilegal

Menumpuknya pengendara di sana sebagai dampak ditutupnya perlintasan sebidang Stasiun Cakung.

Dampak Perlintasan Sebidang Cakung Menjadikan Warga Menumpuk di Perlintasan Ilegal
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Pengendara sepeda motor menumpuk di perlintasan kereta api ilegal di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin (13/5/2019) siang. Mereka di sana untuk mengantre sebagai imbas ditutupnya perlintasan sebidang Stasiun Cakung. 

Pengendara sepeda motor bertumpuk di perlintasan kereta api ilegal di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin (13/5/2019) siang.

Kalangan pengendara mengantre ke arah Rawa Bebek atau arah sebaliknya.

Menumpuknya pengendara di sana sebagai dampak ditutupnya perlintasan sebidang Stasiun Cakung oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jakarta Banten (BTPWJB) pada Sabtu (11/5/2019) dini hari.

Salah seorang pengendara motor bernama Rohim mengaku, kesulitan untuk menempuh perjalanannya menuju Terminal Pulogebang, Cakung Jakarta Timur dari Bintara.

Sebab, perlintasan sebidang kereta Stasiun Cakung sudah ditutup petugas.

"Habis mau lewat mana lagi, kalau lewat Penggilingan atau Kranji malah lebih jauh," kata Rohim pada Senin (13/5/2019).

Rizal Ramli Ungkap Pemimpin Harus Utamakan Keinginan Rakyat seperti Soekarno, Soeharto, dan Gus Dur

Alasan Rekapitulasi Suara DKI Jakarta Molor Diungkap

Rohim berkata, perlintasan kereta api ilegal ini merupakan satu-satunya jalan pengendara motor menuju Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Setelah melewati perlintasan itu, mereka akan melewati Jalan H. Syamsudin dan Rawa Bebek setelah itu akan tiba di tujuannya yakni Pulogebang.

"Harusnya, pemerintah bikin solusi dulu, baru tutup perlintasan ini," ungkapnya.

Sementara itu, warga Jalan H. Syamsudin bernama Amirudin (38) mengatakan frekuensi pengendara motor yang melintas memang lebih tinggi dibanding hari biasanya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved