Berita Tangerang

Harga Bawang Putih di Pasar Terus Naik, Kemendag Gelar Operasi Pasar di Pasar Serpong

Untuk menekan harga, maka Kemendag bekerja sama dengan importir, distributor, juga pemda setempat untuk menjual bawang putih di bawah harga pasaran

Harga Bawang Putih di Pasar Terus Naik, Kemendag Gelar Operasi Pasar di Pasar Serpong
Wartakotalive/Zaki Ari Setiawan
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat mendampingi Inspektur Jendral Kementerian Perdagangan, Srie Agustina ketika operasi pasar di Pasar Serpong, Sabtu (11/5/2019). 

Melesatnya harga bawang putih di bulan Ramadan membuat Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengambil langkah dengan menggelar operasi pasar.

Operasi pasar bawang putih ini dilakukan di sejumlah titik, di antaranya berada di Pasar Serpong Tangerang Selatan dan Pasar Anyar Tangerang, Sabtu (11/5/2019).

Untuk menekan harga, maka Kemendag bekerja sama dengan importir, distributor, juga pemerintah daerah setempat untuk menjual bawang putih di bawah harga pasaran ke pedagang.

Harga Bawang Putih Masih Mahal Meski Impor dari China sudah Berdatangan di DKI Jakarta

"Empat ton di Pasar Anyar dan tiga ton di Pasar Serpong untuk menjual kepada para pedagang, jadi istilah operasi pasar atau istilah kita ketersediaan pasok dan stabilitas harga ini tujuannya bukan menjual langsung pada konsumen tapi kepada para pedagang," kata Inspektur Jendral Kementerian Perdagangan, Srie Agustina di Pasar Serpong.

Pasokan bawang putih murah itu sengaja ditujukan untuk pedagang agar tidak merugikan pedagang-pedagang di pasar rakyat maupun ritel modern.

BPOM Temukan Terasi Memakai Pewarna Tekstil di Pasar Serpong

Satu kilogram bawang putih dari operasi pasar, pedagang pasar setempat dipatok harga Rp 25.000. Akan tetapi harga jualnya juga sudah ditentukan oleh Kemendag.

"Jadi pedagang dapat harga termurah yaitu Rp 25 ribu kemudian harus menjual tidak boleh lebih mahal dari Rp 32.000," ujar Srie.

Harga bawang putih pun di Pasar Serpong dapat tembus sampai Rp 50.000 perkilogram, meski demikian harga tersebut sudah perlahan turun.

"Kalau tadi ada pedagang bawang putih bilang sebelumnya Rp 80.000 dan sekarang berangsur-angsur turun sekarang Rp 60.000 ada yang Rp 50.000 maka diharapkan ini akan terus terjadi penurunan signifikan sampai harga normal kembali sampai yang kita inginkan Rp 32.000 untuk di pasar rakyat dan Rp 35.000 di ritel modern," kelas Srie.

Kemenhub Akan Pakai Kapal Milik TNI untuk Angkut Truk Muatan Sembako Saat Mudik Lebaran

Srie menambahkan, sampai saat ini setidaknya sudah 13 provinsi mendapatkan pasokan bawang putih hingga 375 ton dari importir, distributor, juga pemerintah daerah setempat.

"Mudah-mudahan harga bawang putih dapat kembali ke harga wajar Rp 32.000. Insya allah sampai lebaran cukup dan aman," imbuhnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved