Persija Jakarta

Cegah Marko Simic Berulah Lagi, Manajemen Persija Jakarta Kasih Peringatan Keras

MARKO Simic sudah kembali ke Jakarta, Kamis (9/5/2019), pasca-menjalani proses hukum di Sydney, Australia selama tiga bulan, sejak Februari lalu.

Cegah Marko Simic Berulah Lagi, Manajemen Persija Jakarta Kasih Peringatan Keras
Warta Kota/M17
CEO & Komisaris Persija Jakarta Ferry Paulus 

Kejadian di negeri Kanguru harus menjadi yang terakhir kalinya bagi Marko Simic dan harus dijadikan koreksi bagi pemain asal Kroasia itu.

MARKO Simic sudah kembali ke Jakarta pada Kamis (9/5/2019) kemarin pasca menjalani proses hukum di Sydney, Australia selama tiga bulan, sejak Februari lalu.

Simic dituduh melakukan pelecehan seksual kepada seorang wanita di dalam pesawat saat perjalanan dari Denpasar, Indonesia menuju Sydney, Australia.

Saat itu Persija hendak melakoni laga kontra tim wakil Australia, Newcastle Jets pada ajang kualifikasi Liga Champions Asia 12 Februari lalu.

Sebelumnya, Simic sempat beberapa kali tersandung kasus dengan tuduhan pelecehan lewat media sosial kepada penyanyi dangdut Via Vallen, DJ Dinar Candy, dan presenter Sandra Olga.

Marko Simic Lepas Rindu bersama Skuad Persija Jakarta; Saya Seperti Terlahir Kembali

Persija Jakarta Lepas Silvio Escobar, Begini Tanggapan Sang Istri

Lalu, bagaimana masa depan Marko Simic di Persija Jakarta ?

CEO Persija Jakarta Ferry Paulus menegaskan, kejadian di negeri Kanguru harus menjadi yang terakhir kalinya bagi Simic dan harus dijadikan koreksi bagi pemain asal Kroasia itu.

"Ini adalah peringatan terakhir, karena memang kita tidak boleh melihat ke belakang dan melihat ke depan, tapi juga harus jadi koreksi bagi pemain, agar tidak terjadi lagi," tandas Ferry kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).

Peringatan keras juga langsung diberikan manajemen Persija Jakarta pada kontrak baru untuk topskorer dan pemain terbaik Piala Presiden 2018 itu.

"Untuk kontrak, ada opsi perpanjangan, ya sekarang kita juga bikin peringatan warning latter untuk dia," jelas Ferry.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa FP itu juga tidak khawatir dengan adaptasi yang kembali dilakukan Simic membangun chemistry dengan kolega setelah tiga bulan absen latihan.

Sebab, menurut FP eks pemain Melaka United itu juga menjaga kondisinya selama di Australia dengan berlatih di private trainer elit dengan program fisik seperti biasa.

"Yang pasti di Sydney dia terus latihan, tapi memang di tim itu butuh chemistry yang harus tercipta," ucap eks anggota Exco PSSI itu.

"Tapi harusnya sih tidak ada kendala, kalau lihat komunikasi yang ada, dia menjaga ya mungkin di sana tidak banyak aktivitas lain selain latihan, harusnya tidak ada kendala," tutur pengusaha asal Manado itu. (M17)

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved