Aksi Terorisme

Fenomena Teroris di Bekasi Mirip Penggelapan Tokoh G30S PKI

Bekasi memiliki riwayat sebagai tempat menyilam atau penggelapan para pelaku Gerakan 30 September 1965 (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI) silam.

Fenomena Teroris di Bekasi Mirip Penggelapan Tokoh G30S PKI
ISTIMEWA
Sejumlah anggota Densus 88 Antiteror melakukan penggerebekan terhadap dua terduga teroris di Kampung Pangkalan RT 11/04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5/2019). 

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi Abdul Manan mengungkapkan, wilayah setempat memiliki riwayat sebagai tempat menyilam atau penggelapan para pelaku Gerakan 30 September 1965 (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI) silam.

PARA mantan tokoh dari gerakan itu, kata Manan, dulu banyak yang bersembunyi di Bekasi yang saat itu pemerintahannya masih berbentuk kabupaten.

"Pada saat saya menjadi Kasdim (Kepala Staf Kodim) tahun 1980 lalu, di Bekasi memang banyak eks G30S PKI yang menyilam di sini karena masih berbentuk perkampungan dan rawa-rawa," kata Manan pada Jumat (10/5/2019).

Keberadaan eks G30S PKI di Bekasi untuk bertahan hidup, sekaligus menghindari pengejaran yang dilakukan aparat.

Fenomena ini kemudian dianggap mirip dengan pola yang dilakukan terduga teroris yang singgah di Kota maupun Kabupaten Bekasi.

 Ribut Soal Setan Gundul, BPN Prabowo-Sandi Ungkap Si Pembuat Angka Kemenangan 62 Persen

 Jadwal Pembukaan CPNS Oktober 2019, Siapkan 4 Dokumen Ini Sekarang!

 Gus Nur Ditetapkan Tersangka Pencemaran Nama Baik dan Ujaran Kebencian di Dua Kota

Menurut dia, mereka lebih memilih Bekasi karena dianggap sulit dideteksi oleh kepolisian dan berdekatan dengan Ibu Kota DKI Jakarta.

Namun dengan kecanggihan teknologi dan kepintaran aparat, polisi mampu mengungkap keberadaan mereka.

Kata dia, masyarakat maupun pemerintah daerah sebetulnya bisa menekan potensi ajaran radikalisme.

Salah satunya melakukan pendataan bagi warga pendatang baru di tingkat RT, RW, Kelurahan hingga Kecamatan.

"Dengan pendataan itu, maka proteksi dini lebih mudah dilakukan," ujar Manan.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved