Kesehatan

Pro-Kontra Protein Kedelai Mengurangi Kolesterol Jahat, Peneliti Ungkap Kebenarannya

"Data yang ada dan analisis kami menunjukkan bahwa protein kedelai berkontribusi terhadap kesehatan jantung."

Pro-Kontra Protein Kedelai Mengurangi Kolesterol Jahat, Peneliti Ungkap Kebenarannya
Medical News Today
Ilustrasi produk olahan kedelai 

Saat ini sedang terjadi perdebatan seputar protein kedelai dan pengaruhnya terhadap kolesterol.

Penelitian kesehatan menggali data dan menyimpulkan bahwa protein kedelai memang mengurangi kadar kolesterol 'jahat'.

Protein kedelai berasal dari kacang kedelai. Protein dalam kedelai memang tinggi tetapi tidak mengandung tinggi kolesterol, justru mengandung lemak jenuh tingkat rendah.

Kacang kedelai termasuk salah satu makanan nabati yang mengandung semua asam amino esensial.

Saat ini, Food and Drug Administration (FDA) memasukkan protein kedelai dalam daftar makanannya yang dapat menurunkan kolesterol.

Namun, FDA sedang mempertimbangkan untuk menghapusnya dari daftar makanannya karena penelitian-penelitian lain telah memberikan hasil yang tidak konsisten.

Jika FDA benar-benar menghapusnya, maka produsen yang memasarkan produk berbahan kedelai tidak akan 'menempelkan' label sebagai makanan yang menyehatkan jantung lagi.

Ilustrasi kacang kedelai
Ilustrasi kacang kedelai (Muscle & Fitness)

Lebih Bagus Mana, Minum Susu Sapi atau Susu Kedelai

FDA mendasarkan perubahan potensial dalam daftar makanannya karena ada temuan dari 46 penelitian terbaru.

Belum lama ini, para peneliti dari Rumah Sakit St Michael di Toronto, Kanada, memutuskan untuk meninjau kembali data tentang produk kedelai.

Meninjau kembali perdebatan kedelai

Halaman
1234
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved