Pemkot Bogor Gandeng Plastic Energy Limited Kepengin Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Solar

“Ini plastik bisa digunakan untuk bikin solar untuk menggerakan tenaga diesel. Jadi sekarang ini kita bikin dua MoU dengan Jawa Barat dan lima kota,

Pemkot Bogor Gandeng Plastic Energy Limited Kepengin Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Solar
WartaKota/Junianto Hamonangan
Jajaran Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara meninjau lingkungan RW 02 yang membuat kreativitas dari limbah sampah plastik, Kamis (11/4/2019) 

Pemerintah Kota Bogor menggandeng perusahaan asal Inggris, Plastic Energy Limited, dalam pengelolaan sampah plastik yang dapat dibuah menjadi sumber energi.

Sampah yang bisa diolah diantaranya sampah plastik rumah tangga dan sampah plastik makanan.
“Ini plastik bisa digunakan untuk bikin solar untuk menggerakan tenaga diesel. Jadi sekarang ini kita bikin dua MoU dengan Jawa Barat dan lima kota, termasuk Kota Bogor,” tutur Krik Evans, perwakilan dari Plastic Energy Limited, Rabu (8/5/2019).

Maka, kata Kirk, setelah penandatanganan MoU yang dilakukan antara Plastic Energy Limited dan Pemkot Bogor, selanjutnya akan ada penelitian ataupun analisa lanjutan sebelum dikucurkannya dana investasi.

“Investment dan untuk studi dan untuk pabrik ini semua (biaya) dari kita jadi kita tidak minta uang dari pemerintah, nilai investasinya kira-kira untuk 60 ton per hari itu investasinya 30 juta dollar, start-nya mulai sekarang kita sudah ada tim dari Jakarta jadi tinggal duduk dengan beberapa instansi untuk mendapat sampah dan lain lain;” papar Kirk, seperti dilansir TribunnewsBogor.com.

Kirk mengklaim, nantinya untuk setiap 1 kilogram sampah plastik yang diolah, akan menghasilkan 0,8 liter solar.

Kirk juga menyampaikan, untuk pengolahan sampah plastik menjadi solar ini dibutuhkan area seluas 1 hektar.

“MoU ini untuk setahun, karena menurut kita, ini bisa selesai selama enam bulan. Selesai analisa, kita langsung masuk investasi karena kita harus cari lahan dan tempat paling cocok untuk logistik dan segala macam,” tuturnya.

Berikan kesempatan

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya, mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Bogor memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Plastic Energy untuk melakukan analisa.

“Iya pokoknya sekarang kita beri kesempatan mereka untuk membuat kajian dulu, lokasinya kita arahkan ke Galuga, jadi kordinasi juga dengan pemerintah provinsi. Kita berharap nanti bisa diimplementasikan di Galuga untuk mengelola semua plastik yang ada disitu menjadi energi tanpa mengeluarkan uang APBD, manfaatnya warga Kota Bogor bisa mendapatkan aliran energi daei pengolahan sampah itu,” papar Bima Arya.

Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved